Rabu, 04 November 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 98
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pasukan Oranye Kelurahan Cipulir bersama Pasukan Biru Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan melakukan pengerukan saluran air di Jalan Murtado, RW 01, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi genangan dan banjir menjelang puncak musim hujan.
"Mengalami pendangkalan"
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Cipulir, Muhammad Tahjuddin Rosyi mengatakan, pengerukan difokuskan pada saluran air yang melintasi RT 05, RT 10, dan RT 11 di RW 01.
Menurutnya, wilayah tersebut menjadi perhatian karena kondisi saluran mengalami pendangkalan akibat penumpukan sedimen lumpur dan sampah. Selain itu, kawasan tersebut berada di posisi cekungan sehingga rawan terjadi genangan saat hujan deras.
"Melalui kegiatan mitigasi ini, kami menangani potensi genangan yang disebabkan oleh sedimen lumpur dan sampah yang sudah menumpuk sehingga saluran air mengalami pendangkalan," ujarnya, Rabu (4/11).
Rosyi menjelaskan, pengerukan direncanakan berlangsung selama empat hari dengan melibatkan 16 personel Pasukan Iranye dan Pasukan Biru.
"Ini hari kedua, pengerjaan sudah 50 persen dari total panjang saluran air yang mencapai sekitar 200 meter," terangnya.
Ia meminta warga untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran air.
"Kesadaran warga dalam menjaga fungsi drainase sangat krusial agar aliran air lancar saat hujan deras turun sehingga tidak terjadi genangan lagi di wilayah tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 05/01, Kelurahan Cipulir, Saiful Anwar mengapresiasi respons cepat jajaran kelurahan bersama instansi terkait dalam menangani persoalan genangan di wilayahnya.
"Kami sangat menyambut baik pembersihan saluran ini. Pengerukan sedimen lumpur dan pembersihan sampah sangat membantu memperlancar arus air agar wilayah kami terhindar dari potensi banjir," tandasnya.