Senin, 02 November 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 133
(Foto: Istimewa)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengonfirmasi insiden pecah ban salah satu armadanya di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/11) pagi, disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani mengatakan, kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan teknis yang dilakukan tim lapangan setelah insiden terjadi.
"Pecah ban disebabkan oleh material tajam,"
“Hasil pemeriksaan teknis tim lapangan mengonfirmasi bahwa pecah ban disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas,” ujarnya.
Ia menyampaikan, petugas di lapangan bergerak cepat untuk mengevakuasi seluruh pelanggan dan memindahkan mereka ke bus pengganti. Langkah tersebut dilakukan agar pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing dengan aman.
“Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden,” katanya.
Menanggapi perbincangan di media sosial mengenai kualitas ban armada, Transjakarta menegaskan bahwa seluruh bus yang dioperasikan telah menggunakan ban sesuai dengan standar keselamatan (safety standard).
Selain itu, perawatan kendaraan, pemeriksaan tekanan ban, serta inspeksi berbagai komponen armada juga dilakukan secara berkala sebelum bus diizinkan beroperasi.
“Hal tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh armada memenuhi standar keamanan dan keselamatan,” tandasnya.
Sebelumnya, sebuah bus Transjakarta dilaporkan mengalami pecah ban saat melintas di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/10) pagi. Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan penumpang sehingga sejumlah pelanggan harus dievakuasi dan dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan.