Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 61
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mendistribusikan 72 bantuan Alat Peraga Edukatif (APE) kepada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Selatan.
"Merangsang daya pikir kreatif"
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui metode bermain sambil belajar.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim mengatakan, PAUD tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademis dan kognitif. Namun, juga harus mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak, mulai dari moral, agama, sosial emosional, bahasa, motorik, hingga seni.
Menurutnya, salah satu upaya untuk mendukung proses tersebut adalah melalui pemanfaatan APE sebagai media pembelajaran yang mendorong anak lebih aktif bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas.
"APE bukan sekadar mainan, melainkan media esensial yang dirancang secara khusus untuk membantu anak-anak mengeksplorasi lingkungan, melatih motorik halus dan kasar, merangsang daya pikir kreatif, serta melatih kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama dengan teman sebaya," ujarnya, Jumat (30/10).
Firmanuddin menjelaskan, pemanfaatan APE juga harus diimbangi dengan peningkatan kreativitas tenaga pendidik. Sebab, ketersediaan sarana pembelajaran yang memadai perlu didukung kemampuan dan pemahaman guru dalam mengaplikasikannya secara tepat selama proses belajar mengajar.
Ia meminta agar sekolah membangun kolaborasi yang erat dengan orang tua murid. Dengan demikian, pola pendidikan yang diterapkan di sekolah dapat berjalan selaras dengan pola asuh serta kebiasaan anak di lingkungan keluarga.
"Pastikan pola edukasi di sekolah sejalan dengan pola asuh di rumah, sesuai dengan kearifan lokal dan kebiasaan anak-anak kita," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko menjelaskan, dari total 72 unit bantuan APE yang disalurkan tahun ini, sebanyak 20 unit merupakan APE outdoor. Sedangkan, 52 unit lainnya merupakan APE untuk indoor.
"Seluruh bantuan ini harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sehari-hari di satuan PAUD penerima," ucapnya.
Ia mengingatkan pihak sekolah agar senantiasa menjaga kebersihan dan melakukan perawatan terhadap seluruh alat peraga edukatif sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu panjang.
"Semoga bantuan ini dapat mendukung kegiatan pembelajaran sekaligus memperkaya pengalaman bermain dan belajar anak-anak di satuan PAUD penerima," tandasnya.