Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 180
(Foto: Istimewa)
Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Terapis SPA Senior Tahun 2026 di TMG Hotel Tebet, Jakarta Selatan.
Program yang diikuti 40 peserta ini menggabungkan pembekalan materi, latihan praktik, serta uji kompetensi.
"menjawab tuntutan industri,"
Rangkaian pelatihan dilaksanakan pada tanggal 27–29 Oktober 2026, sementara uji kompetensi BNSP dilaksanakan di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada 30 Oktober 2026. Kurikulum pelatihan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlaku.
Kepala Dinas Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Jakarta.
Ia menyampaikan, daya saing pariwisata Jakarta harus ditopang oleh sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi skema Terapis SPA Senior, kami berupaya memperkuat kapasitas tenaga kerja agar mampu memberikan layanan sesuai standar kompetensi dan menjawab tuntutan industri,” ujarnya, Jumat (30/10).
Menurutnya, peningkatan kompetensi perlu memberikan manfaat nyata, baik bagi pengembangan karier tenaga kerja maupun peningkatan kualitas layanan pelaku usaha.
Andhika berharap, program ini tidak berhenti pada penyelesaian pelatihan dan pelaksanaan sertifikasi, tetapi berlanjut pada penerapan kompetensi secara konsisten di tempat kerja.
“Kami ingin mendorong tenaga kerja untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan pengguna jasa, dan berkontribusi terhadap kualitas layanan pariwisata Jakarta,” tegasnya.
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Endrati Fariani menjelaskan, rancangan kegiatan mengintegrasikan pembelajaran dan evaluasi sebagai persiapan menghadapi uji kompetensi.
Ia mengatakan, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan peserta melalui pembekalan materi serta latihan praktik yang mengacu pada SKKNI.
“Dengan proses pembelajaran yang terarah, peserta diharapkan lebih siap menunjukkan kompetensinya pada tahapan asesmen,” katanya.
Ia menambahkan, melalui program pelatihan dan sertifikasi ini, Disparekraf DKI Jakarta berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia pariwisata yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global.
“Upaya ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan Jakarta sebagai kota global, dengan mendorong hadirnya layanan pariwisata yang berkualitas, mampu menjawab kebutuhan wisatawan, serta memperkuat daya tarik dan reputasi Jakarta di tingkat internasional,” tandasnya.
Sekadar informasi, pendaftaran program dilaksanakan secara daring pada 22 September hingga 20 Oktober 2026 dan disosialisasikan melalui akun Instagram @disparekrafdki serta @p4ekraf_dki.
Penetapan peserta dilakukan berdasarkan seleksi administrasi dan pre-test. Pelaksanaan kegiatan melibatkan pelatih dan instruktur, Karsa Bhakti Persada (Edukasi Unggul), serta LSP SPA Nasional.