Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 217
(Foto: Nurito)
Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan Make Up Artist (MUA) yang diselenggarakan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur. Program kejuruan perdana di PPKD Jakarta Timur ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang tata rias dan perawatan kecantikan agar mampu bersaing di industri kecantikan.
"Keterampilan dan pengetahuan profesional"
Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan mengatakan, pelatihan MUA merupakan program lanjutan dari pelatihan tata rias yang diberikan dengan materi lebih mendalam dan beragam.
Menurutnya, pelatihan berlangsung mulai 14 September hingga 15 November 2026, dilanjutkan uji kompetensi pada 16-17 November untuk memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Pelatihan MUA ini standarnya selama 45 hari kerja. Materinya sangat banyak, terkait perawatan kecantikan artis. Ini merupakan pelatihan angkatan kedua tahun 2026," ujarnya, Jumat (30/10).
Teguh menjelaskan, sebagian besar peserta sudah memiliki kemampuan dasar di bidang perawatan kecantikan. Bahkan, beberapa di antaranya sudah menjalankan usaha salon dari rumah maupun memiliki gerai salon sendiri.
"Materi yang diberikan dalam pelatihan MUA memiliki tingkat pendalaman lebih tinggi dibandingkan pelatihan tata rias dasar," terangnya.
Ia menuturkan, peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari hairdo atau penataan rambut, tata rias pengantin (bridal) dengan konsep nusantara maupun internasional, hingga teknik rias berbagai karakter dan budaya, seperti India, Jepang, Tiongkok, Thailand, serta western.
Selain itu, peserta juga mempelajari tata rias karakter, yakni teknik menciptakan tampilan khusus melalui lukisan pada wajah, seperti karakter hantu, pohon, dan berbagai bentuk lainnya.
"Untuk memperkaya materi pembelajaran, PPKD Jakarta Timur turut melibatkan tim dari Martha Tilaar sebagai kolaborator. Kerja sama antara lain mencakup pengajaran teknik makeup karakter dan hairdo hingga peluang kerja bagi alumni peserta pelatihan PPKD Jakarta Timur melalui proses rekrutmen karyawan," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga Jakarta Timur, Christina (23) mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut karena ingin memperdalam keterampilan di bidang tata rias dan penataan rambut. Terlebih, sudah memiliki usaha salon di rumahnya yang berlokasi di Pulo Gadung.
"Tambahan keterampilan dan pengetahuan profesional sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jumlah pelanggan salonnya," ucapnya.
Christina menambahkan, kelengkapan fasilitas dan sarana pendukung yang tersedia di PPKD Jakarta Timur menjadi salah satu alasan dirinya mengikuti pelatihan tersebut. Materi yang disampaikan instruktur juga mudah dipahami.
"Banyak pengalaman didapat. Selama ikut pelatihan saya merasa punya keluarga baru dengan passion yang sama. Terpenting lagi fasilitas pelatihan lengkap dan gratis," tandasnya.