Kamis, 29 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 64
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan kegiatan pembinaan dan pengembangan jabatan fungsional guru secara hybrid di Ruang Gelatik Utama, Kantor Wali Kota setempat.
"Optimal dan profesional"
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para guru mengenai kebijakan, mekanisme, serta pengembangan jabatan fungsional untuk mendukung peningkatan profesionalisme tenaga pendidik.
"Langkah strategis pembinaan dan pengembangan ini sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan tugas pendidik secara optimal dan profesional, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat," ujarnya, Kamis (29/10).
Firmanuddin menjelaskan, guru memiliki peran penting sebagai teladan dan panutan bagi peserta didik. Untuk itu, para guru diharapkan senantiasa menjaga kedisiplinan, meningkatkan kompetensi diri, memperkaya pengalaman, mengasah keterampilan, serta terus berinovasi.
Menurutnya, upaya tersebut diperlukan untuk menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan citra dunia pendidikan maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kualitas pendidikan adalah fondasi dan parameter kemajuan suatu bangsa," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Selatan, Irpan Maulana memaparkan, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan jabatan fungsional guru.
Materi yang disampaikan mencakup kebijakan jabatan fungsional, pengembangan karier, pengelolaan kinerja, angka kredit, kenaikan pangkat, serta pencantuman gelar dan kedinasan.
"Melalui kegiatan ini kami berharap pengelolaan jabatan fungsional guru dapat berjalan secara tertib dan tepat, serta mendukung pencapaian target yang berdampak positif bagi seluruh peserta," bebernya.
Irpan menuturkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 75 pegawai yang terdiri dari tenaga pendidik dan penilik jabatan fungsional guru di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan secara luring. Selain itu, sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan secara daring.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) RI, serta Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Para narasumber menyampaikan materi sesuai dengan bidang tugas dan keahlian masing-masing," imbuhnya.
Irpan berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan pembinaan tersebut dapat diterapkan oleh para guru di lingkungan sekolah masing-masing sehingga mendukung pengembangan karier dan peningkatan kualitas pendidikan.
"Semoga nantinya guru-guru ini dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di lingkungan sekolahnya," tandasnya.