Rabu, 28 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 121
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Kepulauan Seribu bersama PT PLN (Persero) UP3 Bandengan merampungkan perbaikan gangguan kabel laut pada segmen Tanjung Pasir-Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.
"Berfungsi sebagai jalur cadangan"
Kepala Suku Dinas Nakertransgi Kepulauan Seribu, Togas Braini mengatakan, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan layanan kelistrikan bagi masyarakat.
"Penyambungan kabel laut sudah rampung dan berhasil melalui pengujian pemberian tegangan (energize). Kabel ini kembali berfungsi sebagai jalur cadangan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik antarpulau," ujarnya, Rabu (28/10).
Togas menjelaskan, pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan gangguan hingga perbaikan berlangsung.
"Hal ini dilakukan melalui manuver jaringan untuk menjaga kontinuitas penyaluran listrik," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Energi Suku Dinas Nakertransgi Kepulauan Seribu, Parulian Simanjuntak menambahkan, gangguan terjadi pada September lalu. Saat itu, penyulang mengalami gangguan yang menyebabkan sistem pengaman bekerja.
Petugas kemudian melakukan pengukuran tahanan isolasi kabel menggunakan alat megger dari Gardu Teluk Naga/Tanjung Pasir. Hasil pengukuran menunjukkan nilai tahanan isolasi pada fasa 1 dan fasa 2 lebih dari 100 megaohm, sedangkan fasa 3 tercatat 0 megaohm. Hasil tersebut mengindikasikan adanya gangguan pada salah satu fasa kabel.
"Langkah awal dilakukan melalui manuver jaringan untuk memulihkan konfigurasi penyulang, dilanjutkan pemeriksaan gardu hubung dan distribusi guna memastikan seluruh peralatan berfungsi normal," bebernya.
Ia memaparkan, pencarian titik gangguan kabel laut dimulai pada Oktober. Berdasarkan hasil pelacakan, lokasi kerusakan ditemukan sekitar 2.940 meter dari Gardu Hubung P1000 di Tanjung Pasir.
"Setelah titik gangguan ditemukan, penyambungan kabel laut dilakukan. Kabel kemudian diuji dan diberi tegangan untuk memastikan dapat kembali beroperasi sebagai jalur cadangan," tandasnya.