Rabu, 28 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 91
(Foto: Nurito)
Revitalisasi saluran air sepanjang 500 meter di Jalan Masjid At Taufik, RW 11, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mendapat apresiasi warga.
"Progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen"
Pengerjaan revitalisasi saluran di sisi kiri dan kanan jalan tersebut diharapkan mampu mengatasi genangan yang selama ini kerap melanda sejumlah wilayah permukiman saat musim hujan.
Ketua RW 11, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Suparwo Abdullah mengatakan, revitalisasi saluran air tersebut merupakan realisasi usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas respons positif dari kelurahan, kecamatan, dan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur yang sudah merealisasikan revitalisasi saluran air ini," ujarnya, Rabu (28/10).
Menurutnya, revitalisasi tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko genangan yang selama ini menjadi persoalan warga. Saat hujan deras, ketinggian genangan di tiga RT tersebut bahkan dapat mencapai 1,5 hingga 2 meter.
"Mudah-mudahan, setelah revitalisasi saluran air ini selesai, genangan seperti itu tidak terjadi lagi," harapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri mengatakan, revitalisasi mencakup saluran sepanjang 500 meter yang berada di sisi kiri dan kanan Jalan Masjid At Taufik. Seluruh saluran menggunakan U-ditch berukuran 60 sentimeter.
Menurutnya, pekerjaan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang terpilih melalui proses lelang menggunakan katalog elektronik (e-Katalog).
"Pengerjaan dimulai sejak pertengahan September 2026 dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember mendatang. Saat ini, progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen," bebernya.
Saugi menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kendala teknis yang berarti dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun, kepadatan lalu lintas di lokasi menjadi tantangan tersendiri, terutama saat pengoperasian alat berat untuk membongkar area yang akan dipasangi beton U-ditch.
"Untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama pekerjaan berlangsung, petugas menerapkan sistem buka tutup lalu lintas ketika alat berat beroperasi," imbuhnya.
Ia berharap, selesainya revitalisasi tersebut dapat mencegah potensi terjadinya genangan, khususnya di tiga RT yang selama ini menjadi kawasan rawan banjir di Kelurahan Kelapa Dua Wetan.
"Saya juga minta warga untuk.ikut menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan," tandasnya.