Terminal Kampung Rambutan Sediakan Shelter Transportasi Daring

Jumat, 23 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 330

Shelter ojol terminal kampung rambutan nurito

(Foto: Nurito)

Pengelola Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, menyediakan fasilitas basecamp dan shelter bagi pengemudi ojek dan taksi daring. Fasilitas ini dihadirkan untuk memudahkan pengemudi dan penumpang bertemu sekaligus meningkatkan kenyamanan layanan transportasi di kawasan terminal.

"Menjemput penumpang"

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut bertujuan agar pengemudi transportasi daring tidak lagi tercecer di jalan dan memiliki titik khusus untuk menunggu maupun menjemput penumpang.

"Kita fasilitasi mereka dengan siapkan basecamp dan shelter bagi Ojol dan taksi online," ujarnya, Jumat (23/10).

Revi menjelaskan, basecamp ditempatkan di samping Pos Polisi Terminal Kampung Rambutan. Fasilitas tersebut dilengkapi empat tenda, meja, kursi, alat pengisi daya telepon seluler, serta kipas angin.

"Untuk shelter disediakan di area jalur pemberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Lokasi ini menjadi titik berkumpul pengemudi Ojol dan taksi online untuk menunggu pesanan maupun menjemput penumpang," terangnya.

Secara keseluruhan, lanjut Revi, terdapat 14 tenda berwarna hijau berukuran 3x3 meter yang disediakan di kawasan terminal. Seluruh tenda tersebut merupakan bantuan dari Grab dan Gojek, termasuk fasilitas pengisian daya telepon seluler dan bangku.

"Kami berencana menambah jumlah tenda guna memperluas titik layanan antarjemput penumpang transportasi daring," bebernya.

Salah seorang pengemudi taksi daring, Sutiyoso (54) mengaku terbantu dengan keberadaan shelter tersebut. Fasilitas ini memudahkan pengemudi dan penumpang menentukan lokasi pertemuan, terutama ketika penumpang baru tiba di terminal.

Ia menuturkan, penumpang dapat langsung menuju shelter untuk menunggu kendaraan yang dipesan. Bahkan, penumpang yang dijemput anggota keluarga juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

"Kadang ada juga calon penumpang yang meminta bantuan cara ordernya karena mereka tak mengerti," ucapnya.

Sutiyoso menambahkan, keberadaan shelter membuat pengemudi tidak lagi kebingungan mencari titik penjemputan. 

"Sebelumnya saya kerap mengalami kesulitan ketika harus berkomunikasi dan menentukan lokasi pertemuan dengan calon penumpang," imbuhnya.

Sementara itu, pengguna jasa taksi daring, Ahmad Said Harahap (55) mengapresiasi keberadaan shelter karena memudahkan dirinya bersama keluarga menunggu kendaraan yang dipesan di lokasi yang sudah ditentukan.

"Tenda shelter ini cukup membantu kami, apalagi kami jauh dari Medan. Jadi kami tidak tersesat karena titik jemputnya jelas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pembagian masker Terminal Bus Kampung Rambutan nur

Pembagian Masker dan CKG Dilakukan di Terminal Kampung Rambutan

Selasa, 08 September 2026 513

Lomba tarik bus akap nur

Lomba Tarik Bus AKAP Meriahkan HUT RI di Terminal Kampung Rambutan

Selasa, 18 Agustus 2026 589

IMG 20260812 WA0100

Beragam Lomba Meriahkan HUT ke-81 RI di Terminal Kampung Rambutan

Rabu, 12 Agustus 2026 725

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2582

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3539

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 988

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1269

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1361

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks