Kamis, 22 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 144
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
Pameran Karir Jakarta yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini menghadirkan 12 ribu lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan mitra yang digelar secara hybrid.
"membuka lowongan pekerjaan,"
"Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Ketenagakerjaan mengadakan acara expo untuk membuka lowongan pekerjaan, bekerja sama dengan beberapa BUMD dan juga perusahaan swasta yang ada di Jakarta," ujar Pramono.
Sejak dibuka secara online, tercatat sebanyak 28.484 lamaran telah masuk. Gubernur berharap, kegiatan pameran lowongan pekerjaan ini dapat dimanfaatkan oleh para pencari kerja dari berbagai wilayah.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta kini mengalami penurunan menjadi 5,79 persen. Ia pun berharap tingkat pengangguran ini terus menurun hingga 3,5 persen, sehingga Jakarta bisa menjadi daerah percontohan bagi wilayah lainnya.
Menurut Pramono, ekonomi Jakarta yang tumbuh stabil dan kuat ini memberikan ruang yang lebih besar bagi para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan. Selain itu, Pemprov DKI pun akan memberikan dukungan kepada para pencari kerja melalui kebijakan transportasi gratis.
Penambahan golongan masyarakat penerima bantuan kartu transportasi gratis ini akan diberlakukan mulai 1 Januari 2027.
"Kami sudah memutuskan, mulai per 1 Januari ada dari 15 menjadi 21 golongan yang dibebaskan naik transportasi publik di Jakarta, termasuk di dalamnya adalah pencari kerja di Jakarta," kata Pramono.
Selain menggelar pameran bursa kerja, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta juga menyediakan pelatihan, salah satunya pelatihan bahasa untuk mendukung ketrampilan para pencari kerja.
"Pemerintah Jakarta akan memberikan pelatihan bahasa kepada saudara-saudara yang berkeinginan untuk bekerja di luar negeri yang bahasanya belum bagus, bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata dia.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin menyampaikan, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta mengalami tren penurunan setiap tahunnya, yakni dari 6,21 persen atau 337.000 orang pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen atau 323.000 orang pada Mei 2026.
Untuk menurunkan tingkat pengangguran secara berkelanjutan, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah strategi pembangunan ketenagakerjaan. Di antaranya pengembangan ekosistem digital ketenagakerjaan, transformasi pusat pelatihan kerja Jakarta Skill for Future, serta memperluas kesempatan kerja.
Syaripudin menyampaikan, Dinas Tenaga Kerja telah menyelenggarakan 11 job fair di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi. Pada acara Karir Jakarta ini juga menampilkan hasil karya peserta UPT Pusat Pelatihan Kerja Daerah, pameran tenaga kerja mandiri, stan layanan dari Kemnaker dan BP2MI, serta talkshow seputar ketenagakerjaan.
"Sampai saat ini jumlah check-in job fair secara online mencapai 8.322 orang, yang secara online, dengan jumlah lamaran yang disampaikan 28.484 lamaran," kata dia.