Jumat, 16 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 439
(Foto: Doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara yang memburuk dalam beberapa hari terakhir ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, terutama rumah sakit dan puskemas untuk meningkatkan kesiagaannya. Seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta diminta untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang terdampak dan mengalami gangguan pernapasan.
"kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk,"
"Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk. Maka untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada jajaran Dinkes, terutama rumah sakit dan juga puskesmas, pembantu puskesmas, untuk mereka bersiap diri," ujar Pramono di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10).
Jakarta sendiri memiliki fasilitas layanan kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah, yang terdiri dari 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu. Selain itu, Jakarta juga memiliki ratusan alat pemantau emisi untuk memantau kualitas udara.
"Jakarta mempunyai pemantau untuk emisi itu jumlahnya ratusan. Sebenarnya tanpa dari BMKG saja datanya sudah ada. Penegasannya bahwa ini cuacanya memburuk," tandasnya.