Pramono Minta Jajarannya tak Gentar Tegakkan Aturan

Senin, 12 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 348

IMG 20261012 WA0073

(Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar tidak gentar dalam menegakkan aturan di Jakarta. Hal ini disampaikannya menanggapi laporan terjadinya ketegangan dan kekerasan antara pekerja proyek dan petugas Satpol PP di kawasan Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan, kericuhan bermula ketika petugas gabungan dari Satpol PP, Satpel Dishub, Satpel Sosial Kecamatan Kebayoran Baru, bersama unsur Koramil dan Polsek menggelar penertiban rutin terhadap PKL dan parkir liar. Penertiban di depan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan ini dilakukan karena selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

"saya minta untuk ditegakkan aturan main,"

"Awalnya adalah ini merupakan penertiban terhadap PKL, parkir liar, dan juga pedagang kaki lima yang sementara tetapi menggunakan lahan-lahan yang mengganggu ketertiban masyarakat," ujar Pramono, di SDN 05 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10).

Awalnya operasi penertiban terhadap puluhan kendaraan parkir liar berjalan lancar, namun situasi kemudian memanas akibat adanya provokasi yang berujung bentrokan antara petugas Dishub dengan pekerja proyek di sekitar kawasan itu karena kendaraannya ditertibkan.

Meskipun sempat mereda, ketegangan kembali terjadi saat petugas hendak meninggalkan lokasi. Sejumlah orang dilaporkan menyiramkan air got dan melemparkan batu ke arah petugas. Seorang anggota Satpol PP pun dilaporkan mengalami luka robek di bagian dahi akibat hantaman helm proyek.

"Terhadap tindakan ini, tadi malam pun saya bilang bahwa kita nggak boleh kalah dengan premanisme yang dilakukan oleh siapa pun. Karena itu mereka sedang menjalankan tugas, maka saya minta untuk ditegakkan aturan main," kata Pramono.

Pascakejadian, kata Pramono, pihak perwakilan manajemen proyek menemui Camat Kebayoran Baru dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Mereka juga bersedia untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan serta biaya pengobatan anggota Satpol PP yang mengalami luka.

Pramono juga menjelaskan bahwa para petugas yang bekerja tidak melakukan penertiban terhadap pedagang yang biasa berjualan di sana.

"Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub, sehingga tidak ada kaitannya dengan itu," kata dia.

Kendati demikian, Gubernur meminta proses hukum terhadap pelaku kekerasan dalam peristiwa ini agar dilanjutkan.

"Tetapi sampai sekarang karena ini sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar, dan kemudian mengintimidasi, saya minta untuk proses hukumnya tetap ditegakkan," ujar Pramono.

BERITA TERKAIT
Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 625

Penertiban PKL Jl Raya Bogor nur

Penertiban PKL Langgar Aturan di Jalan Raya Bogor Diintensifkan

Selasa, 18 Agustus 2026 532

Gub pramono doorstop dessy

Pramono Minta Oknum Guru Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Tegas

Rabu, 07 Oktober 2026 462

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 13585

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11299

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6761

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3626

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1489

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks