Kamis, 08 Oktober 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 198
(Foto: Istimewa)
Tim Juri Lomba Benyamin S Award 2026, Kamis (8/10), rampung melakukan penilaian terhadap tiga kelurahan di Jakarta Barat yang masuk dalam 10 besar.
Tiga kelurahan tersebut adalah Kelurahan Srengseng (Kecamatan Kembangan), Kelurahan Sukabumi Utara (Kecamatan Kebon Jeruk) dan Kelurahan Taman Sari (Kecamatan Taman Sari).
Para lurah akan mempresentasikan seluruh rangkaian kegiatan
Ketua Tim Juri Benyamin S Award, Nirwono Joga mengaku, seluruh kelurahan mempunyai potensi yang luar biasa, serta memiliki progress dalam kategori bersih, nyaman, indah dan sejahtera.
"Semua mempunyai kegiatan yang merupakan inisiatif mereka sendiri. Jadi ini perlu kita apresiasi dalam waktu yang cukup pendek sebenarnya, tapi mereka sudah mampu menyiapkan kegiatan dengan baik," katanya.
Nirwono menegaskan, potensi ini merupakan modal dari tiap kelurahan mengikuti penilaian untuk memasuki babak final pada pekan depan, tepatnya 15 Oktober 2026.
"Nantinya, para lurah akan mempresentasikan seluruh rangkaian kegiatan dalam penataan lingkungan," ujarnya.
Dijelaskan Nirwono, pada kunjungan penilian babak 10 besar ini, setiap kelurahan diminta membuat sebuah festival untuk menampilkan berbagai potensi yang ada di wilayahnya.
Diharapkan, festival itu menjadi bagian persiapan dari setiap kelurahan dalam menyambut HUT ke-500 atau 5 Abad Jakarta pada tahun 2027 mendatang.
"Kita membayangkan seluruh kelurahan itu bisa membuat festival yang menarik, sehingga sepanjang tahun kita punya potensi untuk menyelenggarakan festival dalam merayakan 500 tahun Kota Jakarta," tuturunya.
Lurah Taman Sari, Abdul Malik Raharusun mengungkapkan, pihaknya menggealr Festival Budaya Taman Sari untuk menyambut tim juri Benyamin S Award 2026.
Festival ini, jelas Malik, menampilkan keragaman akar budaya kehidupan masyarakat di wilayahnya yang dihuni beragam etnis seperti Tionghoa, Arab, India, Jawa, Eropa, Sunda dan Betawi.
"Keragaman etnis ini telah membentuk karakter sosial tersendiri, sehingga relasi sosial tetap rukun, guyub dan harmonis," tandasnya.