Selasa, 06 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 165
(Foto: Doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menata kawasan padat penduduk di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penataan antara lain bakal dilakukan di wilayah Kebon Melati, Kebon Kacang, dan Kampung Bali.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, penataan dilakukan karena hampir selama 60 tahun kawasan tersebut belum tertangani dengan baik, padahal berlokasi tidak jauh dari pusat kota. Ia juga memastikan penataan tersebut akan dilakukan tanpa menggusur masyarakat setempat.
"melakukan pembenahan di Tanah Abang,"
"Hari ini di Balai Kota ada rapat paripurna. Salah satu yang diputuskan adalah melakukan pembenahan di Tanah Abang, Kebon Melati, Kebon Kacang, Kampung Bali. Tidak jauh dari istana, tidak jauh dari Balai Kota, tidak jauh dari Bundaran HI. Tetapi salah satu tempat yang paling kumuh adalah di tempat itu," ujar Pramono di Hall Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (6/10).
Pramono berharap, upaya penataan kawasan ini dapat menjadi role model dalam pembenahan permukiman di Jakarta pada masa mendatang.
"Prinsipnya adalah menata kawasan, kita tidak menggusur masyarakatnya, tetapi melakukan perbaikan dan ini akan menjadi role model pembenahan Jakarta di kemudian hari," kata Pramono.
Penataan di kawasan Tanah Abang ini akan dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Pramono menyebut, Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan, baik menggunakan APBD maupun pembiayaan kreatif lainnya, termasuk KLB dan juga CSR.
Gubernur berharap, upaya penataan total kawasan Tanah Abang akan mengubah wajah Jakarta menjadi lebih baik.
"Saya meyakini kalau yang seperti-seperti ini kita lanjutkan kita selesaikan, maka wajah Jakarta pelan-pelan juga akan menjadi lebih baik," tandas Pramono.