Senin, 05 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 93
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 30 pelajar perwakilan dari lima sekolah menengah pertama (SMP) di Jakarta Utara mengikuti sosialisasi bertajuk "Ruang Publik Nyaman, Tanggung Jawab Kita Bersama" di Lobi Kantor Wali Kota setempat.
"Generasi muda memiliki peran penting "
Para peserta berasal dari SMPN 129, SMPN 295, SMPN 65, SMPN 221, dan SMPN 95. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar turut menjaga fasilitas serta ruang publik di lingkungan masing-masing.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara, Budhy Novian mengatakan, pelibatan pelajar penting untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, dan fasilitas umum.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pentas Literasi Pemerintah Kota Jakarta Utara yang secara bergiliran menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan edukasi sekaligus membuka ruang diskusi bersama pelajar.
"Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga fasilitas dan ruang publik. Jika menemukan perusakan atau vandalisme, segera laporkan melalui layanan darurat 112 atau hotline Satpol PP Jakarta Utara di 08119998911,," ujarnya, Senin (5/10).
Budhy menjelaskan, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, termasuk menghindari aksi tawuran.
Ia menuturkan, tawuran antarpelajar tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Sebab, aksi tersebut kerap melibatkan senjata tajam dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
"Tawuran dapat menyebabkan korban luka hingga berpotensi merenggut nyawa. Karena itu, perlu dicegah bersama," terangnya.
Ia menambahkan, upaya mencegah gangguan ketenteraman dan ketertiban umum terus diperkuat melalui koordinasi dengan unsur tiga pilar, baik di tingkat kota maupun kecamatan.
"Kami terus berkolaborasi dengan kepolisian serta TNI untuk meningkatkan patroli rutin pada malam hari di sejumlah lokasi yang dinilai rawan," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pelajar SMPN 65, Dinda Zahira (15) mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih, materi yang disampaikan memberikan pengetahuan baru mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus menggunakan ruang publik secara tertib.
"Saya senang bisa ikut kegiatan ini karena mendapat banyak informasi dan jadi tahu harus melapor ke mana. Saya mengajak teman-teman untuk ikut menjaga lingkungan di wilayahnya," tandasnya.