Kamis, 01 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 184
(Foto: Nurito)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memfasilitasi pendidikan tiga anak putus sekolah di wilayah Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung. Ketiganya kini kembali mengenyam pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Ujung Menteng.
"Langsung ditindaklanjuti"
Ketiga anak tersebut yakni Bagus Hari Wijaksana (17) dan Januar Hari Prawira (12) yang merupakan kakak beradik, serta Rahma Jelita (13). Mereka sebelumnya berhenti sekolah karena berbagai kendala, salah satunya keterbatasan ekonomi keluarga.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah 1, Muhammad Fahmi mengatakan, persoalan ketiga anak tersebut langsung ditindaklanjuti setelah adanya aduan dari masyarakat.
"Prinsip kami, begitu ada aduan masyarakat soal anak putus sekolah, pasti langsung ditindaklanjuti agar anak tersebut sekolah kembali. Begitu juga yang di Kelurahan Jatinegara, sementara ini mereka sudah bersekolah di PKBM," ujarnya, Kamis (1/10).
Fahmi menjelaskan, persoalan yang dialami ketiga anak tersebut tidak semata-mata disebabkan faktor ekonomi, tetapi juga dipengaruhi kondisi keluarga, khususnya orangtua.
"Bagus sebelumnya bersekolah di SMPN 138 Jakarta dan berhenti saat duduk di kelas 1 SMP. Kami arahkan mengikuti program Kejar Paket B di PKBM agar tetap dapat bersekolah," terangnya.
Menurutnya, untuk Januar yang merupakan adik kandung Bagus sebelumnya bersekolah di SDN Penggilingan 05 Pagi.
"Ibunda mereka sempat pergi ke Kalimantan, merantau untuk bekerja. Sedangkan ayahnya sampai saat ini belum diketahui tempat tinggalnya," ungkapnya.
Fahmi menuturkan, Bagus sebelumnya sempat ditampung di rumah salah satu gurunya sehingga tetap dapat bersekolah. Namun, ketika ibunya kembali dari Kalimantan, Bagus diminta kembali ke rumah dan diminta bekerja untuk membantu mencari penghasilan.
"Kedua kakak beradik ini sebetulnya memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan hingga kini status kepemilikannya belum dicabut. Namun, mereka belum dapat langsung dipindahkan ke sekolah negeri karena terkendala sistem administrasi pendidikan. Kita akan bantu nanti kepindahannya ke sekolah negeri," bebernya.
Ia menambahkan, bantuan juga diberikan kepada Rahma Jelita sebelumnya bersekolah di SDN Jatinegara 06 dan berhenti saat kelas 3 SD.
Saat ini, Januar dan Rahma melanjutkan pendidikan melalui PKBM Prestasi Mandiri di Kelurahan Ujung Menteng dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keduanya juga akan direkomendasikan mendapatkan pendampingan guru privat untuk membantu proses belajar.
"Alhamdulillah, bantuan juga diberikan Baznas Bazis Jakarta Timur. Ketiga anak ini dibantu peralatan tulis dan seragam sekolah," imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Jatinegara, Faqieh Insani memastikan, ketiga warganya yang sempat putus sekolah sudah ditangani jajaran Pemkot Jakarta Timur melalui Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah 1 dan Baznas Bazis.
"Walau mereka tinggalnya di wilayah RT 06/05, Kelurahan Jatinegara, namun KTP dan KK-nya adalah dari Kelurahan Rawa Terate dan Penggilingan. Kami akan bantu untuk pemutakhiran data Adminduk mereka agar sesuai domisili," tandasnya.