Komisi E Minta Anggaran Pendidikan Fokus untuk Perbaikan Sekolah Rusak

Senin, 27 Juli 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 858

Dprd komisi e

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan pendataan ulang seluruh gedung sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Langkah tersebut dilakukan agar program rehabilitasi sekolah disusun secara menyeluruh dan mencegah terulangnya insiden SDN Kebayoran Lama Selatan 09.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki saat rapat kerja pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027 bersama Disdik, Senin (27/7).

"Jangan sampai ada yang terlewat,"

Menurut Subki, pendataan ulang harus menjadi dasar penyusunan program rehabilitasi sehingga tidak ada bangunan sekolah yang luput dari perencanaan perbaikan.

"Kita minta kepada Dinas Pendidikan untuk menginventarisasi dan mendata ulang sekolah yang rusak ringan, sedang, maupun berat agar bisa direncanakan perbaikannya. Jangan sampai ada yang terlewat sehingga kejadian sekolah roboh terulang lagi," ujarnya.

Selain mendorong rehabilitasi sekolah, Komisi E juga meminta Pemprov DKI Jakarta menambah jumlah sekolah swasta gratis. Subki menilai, program yang saat ini mencakup 103 sekolah perlu diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan.

Komisi E juga mengusulkan penambahan Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk memperluas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Di sisi lain, Subki mengusulkan agar program beasiswa LPDP DKI Jakarta tetap dilanjutkan, namun dengan alokasi anggaran yang lebih efisien. Sebab, sebagian anggarannya diharapkan dapat dialihkan memperkuat program sekolah swasta gratis dan pembangunan SLB.

"LPDP tetap dilanjutkan, tetapi porsinya bisa dikurangi. Sebagian anggarannya dialihkan untuk sekolah swasta gratis dan SLB yang kebutuhannya sangat mendesak," katanya.

Ia juga meminta Disdik menginvestigasi kualitas bangunan sekolah yang telah berusia lebih dari 10 tahun guna memastikan kondisi konstruksi masih layak dan aman bagi kegiatan belajar mengajar.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi E juga menggelar rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip). Komisi E, sambung Subki, mendorong pemerataan layanan literasi melalui penambahan pojok baca di rumah susun, tempat ibadah, dan ruang-ruang publik guna meningkatkan minat baca masyarakat.

"Supaya jadi konsentrasi pojok-pojok baca, meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260724 WA0081

Komisi E Minta Dinkes Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 829

PSX 20260714 152448

Disdik Komitmen Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan

Selasa, 14 Juli 2026 897

Posko SMPB JS 2 jati

Disdik Pastikan Proses Penerimaan Murid Baru Objektif, Transparan, dan Inklusif

Senin, 15 Juni 2026 1099

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 34735

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 15453

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5191

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3858

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2634

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks