Jajaran Pemkot Jaksel Ziarah ke Makam Ade Irma Suryani Nasution

Kamis, 01 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 444

Ziarah Makam Ade Irma Nasution Warnai Hari Kesaktian Pancasila di Jaksel

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengadakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus ziarah ke makam Ade Irma Suryani Nasution yang berada di lingkungan Kantor Wali Kota setempat.

"Setiap tahun dilaksanakan"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya mengenang jasa para Pahlawan Revolusi dan pejuang bangsa yang telah berkorban demi mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, kegiatan ini sebagai penghormatan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan revolusi dan para pejuang bangsa yang telah mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Pelaksanaan kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan sekaligus ziarah ke makam Ade Irma Suryani Nasution," ujarnya, Kamis (1/10).

Syafrin berpesan kepada generasi muda agar senantiasa menjadi pelopor dalam mengisi kemerdekaan melalui darma bakti dalam pembangunan di berbagai sektor sesuai dengan bidang masing-masing.

"Para pemuda jangan lupa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, belajar lebih banyak, dan memiliki literasi digital yang terus berkembang saat ini," terangnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga besar Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang juga cucu ketiga almarhum, Marina Edyarti Nurdin menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Pemkot Jakarta Selatan yang secara konsisten mengundang keluarga setiap 1 Oktober.

"Kami sangat bangga dan bersyukur serta berterima kasih yang terus kami keluarga haturkan bahwa setiap tanggal 1 Oktober, keluarga kami selalu diundang ke Wali Kota Jakarta Selatan setelah makam Tante Ade dijadikan monumen dan tempat ini dijadikan sebagai Kantor Wali Kota Jakarta Selatan," ungkapnya.

Marina mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang menjadi bagian kelam dalam sejarah Indonesia. Saat itu, sang kakek yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Politik, dan Keamanan sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata menjadi salah satu target, tetapi berhasil selamat.

Namun, tragedi tersebut merenggut nyawa Ade Irma Suryani Nasution yang wafat pada 6 Oktober 1965 dalam usia lima tahun. Ade Irma menjadi korban dalam peristiwa tersebut bersama ajudan Jenderal AH Nasution, Pierre Tendean.

"Kami, pihak keluarga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Jakarta Selatan beserta jajaran yang terus merawat memori perjuangan dan mengenang jasa para pahlawan setiap tahunnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Walikota jaksel syafrin ziarah tmp kalibata tiyo

Syafrin Bersama Jajaran PMI Jaksel Ziarah ke Makam Bung Hatta

Rabu, 16 September 2026 430

Petugas PPSU Bersihkan Kawasan Monumen Pancasila Sakti Jelang 1 Oktober

Petugas PPSU Bersihkan Kawasan Monumen Pancasila Sakti Jelang 1 Oktober

Selasa, 29 September 2026 403

Gubernur Pramono menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025

Pramono: Pancasila Jadi Benteng Hadapi Tantangan Bangsa

Rabu, 01 Oktober 2025 1798

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5112

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1610

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1541

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1826

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1354

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks