Selasa, 29 September 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 373
(Foto: Folmer)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat terus mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian Adipura 2026. Berbagai upaya dilakukan seluruh jajaran, guna meraih hasil terbaik.
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menegaskan bahwa penghargaan Adipura bukan sekadar piala atau sertifikat semata, tetapi merupakan cermin kebersihan, kenyamanan dan kualitas menjaga lingkungan hidup.
Komitmen bersama dalam menjaga keindahan, kebersihan dan kelestarian lingkungan
"Adipura adalah bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keindahan, kebersihan dan kelestarian lingkungan demi kesejahteraan masyarakat," ujar Arifin, saat memimpin rapat pembinaan pelaksanaan program Adipura 2026 di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Selasa (29/9).
Tantangan pengelolaan kebersihan, tegas Arifin, tidak sekadar tentang menyapu jalanan tetapi juga pengurangan sampah dari sumber, pengelolaan sampah yang benar, penutupan TPA yang tidak memenuhi syarat hingga perubahan perilaku warga.
"Kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.
Disebutkan Arifin, rapat pembinaan yang diselenggarakan hari ini sebagai ruang berbagi pengalaman, memperbaiki kelemahan san memperkuat langkah strategis guna meraih piala Adipura.
"Mari kita tunjukkan bahwa Jakarta Pusat layak meraih Piala Adipura," serunya.
Sementara perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Wendy Adriayani menjelaskan, penilaian Adipura akan diawali tahap pemantauan I yang berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026.
Dilanjutkan tahap penilaian awal dan pemantauan verifikasi pada Januari hingga Maret 2027.
"Finalisasi penyampaian hasil direncanakan akan dilaksanakan pada April dan penghargaan Adipura akan diserahkan Juni 2027," jelasnya.