Jumat, 25 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 283
(Foto: Istimewa)
Sebanyak tiga rumah toko (Ruko) di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan KRT Radjiman, RT 02/07, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, ludes terbakar, Jumat (24/9) sekitar pukul 14.55 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
"Mengerahkan 13 unit mobil pemadam"
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan tiga ruko yang terbakar masing-masing digunakan sebagai tempat usaha servis jok motor, warung kelontong dan kopi, serta bengkel sepeda motor.
"Dari keterangan warga, diduga api berawal dari warung kopi. Penyalaan api diduga berasal dari listrik pada colokan tempat memasak nasi elektronik," ujarnya, Jumat (25/9).
Wahid menjelaskan, warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga api terus membesar dan membakar tiga bangunan tersebut.
"Untuk mengatasi kebakaran, kami mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 65 personel setelah menerima.laporan dari warga," terangnya.
Menurutnya, petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 15.03 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan hingga sekitar pukul 15.26 WIB.
"Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 15.44. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kasus kebakaran tersebut selanjutnya ditangani oleh aparat Kepolisian Sektor Cakung untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Jatinegara, Faqieh Insani menuturkan, seluruh penghuni dari tiga Ruko yang terbakar berhasil menyelamatkan diri.
Ia mengapresiasi respons cepat petugas dalam menangani kejadian tersebut. Kecepatan petugas sangat penting mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat dengan bangunan dan tempat usaha yang berdiri berdekatan.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya," tandasnya.