Kamis, 24 September 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 289
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, Kamis (24/9), mensosialisasikan pemanfaatan Artficial Intelegence (AI) dan keamanan informasi kepada aparatur sipil negara (ASN) dan tokoh masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema "Bijak Memanfaatkan Kecerdasan Buatan dalam Penggunaan Sehari-hari,' ini dilaksanakan secara daring melalui kanal YouTube dengan narasumber Ketua Tim Literasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Rikson Gultom.
Hati-hati berikan data ke AI
Kepala Seksi Aplikasi Siber dan Statistik Suku Dinas Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin mengatakan, saat ini AI banyak dimanfaatkan masyarakat, mulai dari kalangan pekerja, mahasiswa dan pelajar, untuk aktivitas sehari-hari.
Melalui forum sosialisasi ini, ungkap Izzuddin, diharapkan masyarakat bijak dalam memanfaatkan AI agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diharapkan.
"Forum ini memaparkan keamanan informasi apa yang dapat terjadi dengan pemanfaatan AI," katanya.
Dijelaskan Nur, penggunaan AI secara teknis sangat memudahkan pengguna untuk menuntaskan berbagai pekerjaan mereka. Tidak hanya menyusun naskah sesuai beban kerja dibutuhkan, AI juga kerap dimanfaatkan sebagai teman diskusi mencari solusi berbagai persoalan.
Meski sangat membantu lantaran memudahkan pekerjaan, Izzuddin mengingatkan bahwa AI tetap tidak bisa menggantikan manusia sebagai pemegang kebijakan.
"Sebagai alat, AI hendaknya difungsikan hanya membantu, bukan memberikan keputusan," tukasnya.
Dia juga mengingatkan, pemanfaatan AI juga tidak bisa menjamin keamanan data yang diserahkan.
Ia mengimbau, jajaran ASN dan masyarakat agar berhati-hati memberikan data ke AI agar tidak disalahgunakan pihak lain.
"Jadi, pertama harus menjaga data. Kedua, posisikan AI sebagai teman diskusi, karena keputusan atau kebijakan harusnya dilakukan manusia," tandasnya.