Kamis, 17 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 114
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 200 balita dari 28 posyandu di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara mengikuti Gebyar Posyandu yang diadakan di kantor kelurahan setempat.
"Pemenuhan gizi"
Lurah Lagoa, Yuyun Wahyudi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi gizi, mencegah stunting, sekaligus mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini.
Menurutnya, Gebyar Posyandu kali ini merupakan hasil kolaborasi pihak kelurahan dengan program corporate social responsibility (CSR) PT Bogasari dan menjadi penyelenggaraan kedua setelah tahun 2024.
"Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, dengan fokus utama di Kelurahan Lagoa dan Kalibaru," ujarnya, Kamis (17/9).
Yuyun menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kunjungan masyarakat ke Posyandu, menekan angka stunting, mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini, serta meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pemenuhan gizi.
Edukasi kesehatan diberikan melalui talk show bersama dokter spesialis anak. Materi yang disampaikan meliputi persiapan kehamilan, masa kehamilan, pola asuh, hingga pemenuhan kebutuhan nutrisi balita.
"Meski angka stunting di wilayah kami menunjukkan tren penurunan, upaya pemenuhan gizi dan pencegahan tetap kami gencarkan," terangnya.
Ia memaparkan, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan berbagai perlombaan interaktif. Di antaranya Lomba Balita Sehat berdasarkan standar usia serta berat dan tinggi badan, Lomba Merangkak, Lomba Baby Soccer untuk stimulasi motorik, serta Lomba Membuat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi para ibu.
"Antusiasme warga sangat tinggi. Selain mengikuti berbagai perlombaan, peserta juga mendapatkan bingkisan untuk kebutuhan anak dan orang tua," ungkapnya.
Manager HRGA Operation PT Bogasari, Santi Sumiyati menyampaikan, perusahaan mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Untuk memeriahkan kegiatan sekaligus mendukung edukasi pemenuhan gizi anak, pihaknya turut menggandeng produk makanan anak Promina.
"Sebagai perusahaan pangan, kami konsisten berkontribusi dalam menyediakan akses dan edukasi gizi bagi masyarakat," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga RW 13, Kelurahan Lagoa, Iswatun (32) mengaku antusias mengikuti kegiatan sejak pagi dengan membawa anaknya yang berusia sembilan bulan untuk berpartisipasi dalam Lomba Merangkak.
"Acara ini sangat seru. Selain banyak perlombaan, kami juga mendapat penyuluhan kesehatan yang bermanfaat dan bingkisan," tandasnya.