Perluas Akses Pendidikan, Pramono Terbitkan Pergub Soal LPDP

Kamis, 17 September 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 801

Gub kjmu rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Jakarta. Salah satunya diwujudkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan yang telah diteken Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Pramono menjelaskan, regulasi ini menjadi landasan pembentukan program beasiswa LPDP Jakarta atau Beasiswa Jakarta Unggul, sekaligus memperkuat tata kelola Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) agar lebih tepat sasaran dan tepat manfaat.

"berkaitan dengan LPDP,"

"Hal yang berkaitan dengan LPDP, memang betul minggu lalu saya sudah menandatangani Pergub. Yang diatur ada dua hal secara detail," ujar Pramono di Gedung PMI DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Terkait beasiswa LPDP, ia menjelaskan akan mulai dilaksanakan pada tahun depan untuk sekitar 50 hingga 75 penerima beasiswa. Pramono memastikan LPDP Jakarta ini akan dikelola secara profesional dan bekerja sama dengan LPDP pusat.

"Dan dilakukan secara profesional. Supaya ini tidak kemudian menjadi tempat untuk orang berebut menitipkan LPDP Jakarta, maka kami bekerja sama dengan LPDP Pusat untuk proses penentuannya," katanya.

Penerima beasiswa LPDP ini akan diprioritaskan untuk masyarakat Jakarta yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki kemampuan akademik.

"Kami akan lebih mengutamakan masyarakat Jakarta dari keluarga yang tidak mampu tetapi mempunyai kemampuan akademik yang baik. Dan itu sudah diatur di dalam Pergub itu," kata Pramono.

Selain LPDP, beleid ini juga mengatur mengenai penyaluran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul atau KJMU agar dapat tersalurkan lebih tepat sasaran. Hal ini mengingat adanya perubahan status desil atau tingkat kesejahteraan masyarakat dari Badan Pusat Statistik.

"Karena ada perubahan Badan Pusat Statistik tentang desil, supaya mahasiswa yang sudah menerima KJMU tetap mendapatkan jaminan, maka baru kali ini dalam Pergub diatur dua tahap," ucap Pramono.

Bagi penerima yang tidak mengalami perubahan status desil, maka penyaluran bantuan pendidikan KJMU akan tetap dilanjutkan. Sementara bagi penerima yang mengalami perubahan status desil, Pemprov DKI akan melakukan verifikasi dan pemadanan data lebih lanjut.

"Ada yang bermasalah karena desilnya mengalami perubahan dan ternyata yang bersangkutan anaknya ASN, atau punya mobil, PBB-nya lebih dari Rp2 miliar untuk rumahnya, yang seperti-seperti itu maka dilakukan pengecekan kembali," jelas dia.

Sekadar diketahui, Program LPDP memberikan kesempatan kepada warga Jakarta yang berprestasi untuk menempuh pendidikan jenjang magister (S-2) dan doktor (S-3) di perguruan tinggi terbaik dunia.

Pelaksanaannya ditargetkan dimulai pada masa studi 2027, dengan pendaftaran yang direncanakan dibuka pada September 2027. Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar.

Mekanisme seleksi dijalankan bersama LPDP Pusat, sementara Pemprov DKI menentukan penerima, bidang studi, dan destinasi yang selaras dengan kebutuhan sumber daya manusia Jakarta sebagai kota global.

Berdasarkan Pergub 20/2026, penerima Beasiswa Jakarta Unggul memperoleh pembiayaan pendidikan, biaya personal, termasuk biaya hidup, tunjangan buku, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, dan visa, serta biaya penelitian untuk tesis atau disertasi, konferensi internasional, dan publikasi jurnal.

Masa pembiayaannya paling lama dua tahun untuk S-2 dan lima tahun untuk S-3. Setelah selesai studi, penerima wajib berkontribusi bagi pembangunan Jakarta paling singkat selama dua kali masa studi.

Pergub yang sama juga memperketat dan merapikan penyaluran KJP Plus dan KJMU. Penerima diprioritaskan dari keluarga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya Desil 1 hingga Desil 5, dengan syarat domisili di DKI Jakarta paling singkat lima tahun berturut-turut.

BERITA TERKAIT
Siswa PJJ otoy

Antisipasi Dampak Paparan Abu Vulkanik, Dinas Pendidikan Terapkan PJJ Mulai Senin

Minggu, 06 September 2026 1390

Beasiswa kuliah lpdp rezap2

Beasiswa LPDP Diminta Disesuaikan Kebutuhan Tenaga Kerja Jakarta

Kamis, 10 September 2026 754

Raperda Pendidikan Akomodir Program Beasiswa

Raperda Pendidikan Akomodir Program Beasiswa ‘LPDP’ DKI Jakarta

Jumat, 17 Oktober 2025 1096

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7156

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4843

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2824

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2569

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1248

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks