Kamis, 17 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 90
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengajak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk senantiasa memiliki akhlak yang baik dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.
"Penuh kasih sayang"
Syafrin mengatakan, akhlak Nabi Muhammad SAW tercermin dalam cara beliau memperlakukan keluarga, tetangga, hingga masyarakat. Rasulullah mengajarkan kejujuran, kesabaran, kelembutan, kepedulian, amanah, dan rendah hati.
"Nilai-nilai ini harus kita hidupkan di lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik serta mendidik anak dengan penuh kasih sayang," ujarnya, saat menghadiri pengajian rutin TP PKK Jakarta Selatan di Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (17/9).
Syafrin menjelaskan, TP PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang berkualitas. Melalui berbagai program dan kegiatan, TP PKK tidak hanya berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga turut membangun karakter keluarga dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
"Saya berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi bagian dari keseharian kita, baik dalam keluarga maupun dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat," terangnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin menuturkan, pengajian yang mengangkat tema "Mengenal Akhlak Rasulullah dan Menghidupkannya dalam Kehidupan" tersebut dihadiri jajaran pengurus dan kader TP PKK dari 10 kecamatan dengan menghadirkan KH Lutfi Zawawie sebagai penceramah.
Azizah menambahkan, peran kader PKK memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan karakter bangsa yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.
"Sebagai ibu, istri, sekaligus penggerak masyarakat, kader PKK dituntut mengimplementasikan sifat-sifat mulia Rasulullah. Sikap ramah saat melayani warga di Posyandu, kesabaran dalam membina Dasawisma, kejujuran mengelola UP2K, serta keikhlasan dalam mengabdi menjadi cerminan nyata akhlak Rasulullah di tengah masyarakat," ungkapnya.
Melalui kegiatan pembinaan spiritual tersebut, Azizah menginginkan, seluruh kader PKK mampu membawa nilai-nilai keteladanan Rasulullah untuk diamalkan dalam rumah tangga maupun saat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Hal itu diharapkan dapat mendukung terciptanya keluarga yang sakinah dan penuh keberkahan.
"Semua yang disampaikan oleh penceramah hendaknya tidak hanya kita dengarkan. Tetapi, kita bawa pulang dan amalkan dalam rumah tangga serta tugas-tugas TP PKK di Jakarta Selatan," tandasnya.