Rabu, 16 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 236
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Penataan kawasan unggulan Triwulan III 2026 di Jalan Kapten Tendean, RT 02/09, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan mengusung konsep kawasan hijau dan ramah pejalan kaki.
"Mempercantik estetika kota"
Lurah Pela Mampang, Teuku Aji Mahbrurry mengatakan, lokasi tersebut dipilih untuk mengubah citra kawasan yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi lebih hijau, bersih, dan enak dipandang.
"Sebelum dilakukan penataan, lahan di sepanjang jalan ini kerap disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti menjadi tempat pembuangan sampah, parkir liar, dan berjualan makanan menggunakan gerobak," ujarnya, Rabu (16/9).
Teuku menjelaskan, penataan dilakukan di atas lahan seluas 20 meter persegi dengan mengusung konsep kawasan yang lebih tertata, bersih, dan asri. Upaya tersebut diwujudkan melalui penghijauan menggunakan berbagai tanaman hias, penyediaan tempat sampah terpilah, serta pemasangan tanda pengenal wilayah.
"Mengingat lokasinya yang berada di tepi jalan utama, penataan ini diharapkan dapat mempercantik estetika kota dan memberikan kenyamanan visual bagi para pengguna jalan yang melintas," terangnya.
Menurutnya, penataan tersebut terealisasi melalui kolaborasi dengan lintas sektor, di antaranya Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan.
"Kolaborasi ini mencakup dukungan perapian trotoar serta penyediaan dan penanaman vegetasi hijau," ungkapnya.
Teuku menuturkan, penataan yang dimulai sejak Juli 2026 tersebut melibatkan lima petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
"Saat ini seluruh proses penataan telah rampung 100 persen. Harapan kami setelah ditata, lingkungan ini bisa dijaga kebersihannya agar dapat dimanfaatkan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat luas," ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga, Husein, mengapresiasi penataan kawasan tersebut. Terlebih, lokasi itu merupakan akses warga dari arah Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Bangka Raya.
"Sebelumnya di situ ada pot besar-besar yang kondisinya sudah tidak bagus, sehingga menjadi tempat warga membuang sampah dan parkir liar. Sekarang sudah ditata, tentunya menjadi lebih bagus dan asri saat melintas," tandasnya.