Selasa, 15 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 143
(Foto: Istimewa)
Tangis haru bahagia mewarnai peresmian rumah milik Mariani (58), warga Jalan Haji Ten IV, RT 06/01, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung yang selesai direnovasi melalui program Bedah Rumah Baznas (Bazis) Jakarta Timur.
"Sebelumnya kondisi rumah rusak parah"
Mariani yang merupakan orang tua tunggal dari dua anak tersebut tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan rumah peninggalan orang tuanya kini berubah menjadi hunian yang jauh lebih layak.
"Sebelumnya kondisi rumah rusak parah, atap rumah bocor semua. Setiap musim hujan harus menyiapkan ember untuk menadah air hujan," ujarnya, Selasa (15/9).
Ia menuturkan, kondisi rumah yamg tak layak huni sudah berlangsung selama sekitar lima tahun. Di tengah keterbatasan ekonomi, Mariani hanya mengandalkan penghasilan tidak tetap dari jasa membersihkan makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawamangun dan tak mampu merenovasi rumah.
Ia mengaku selama bertahun-tahun terus berdoa dan berharap mendapat pertolongan agar rumahnya dapat diperbaiki. Harapan tersebut akhirnya terwujud setelah usulan dari pengurus RT, RW, dan kelurahan kepada Baznas (Bazis) Jakarta Timur disetujui.
"Alhamdulillah, Pak RT, Pak RW, dan Bu Lurah mengusulkan ke Baznas (Bazis) Jakarta Timur agar rumah kami direhab dan disetujui," terangnya.
Mariani tidak menyangka rumah yang sebelumnya rusak parah kini berubah menjadi hunian dua lantai yang lebih layak.
"Saya sangat bersyukur karena tidak lagi harus menyiapkan ember setiap kali hujan turun," ungkapnya.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto menjelaskan, program bedah rumah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang masih menempati rumah tidak layak huni.
Menurutnya, kondisi rumah Mariani saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum dilakukan renovasi. Ia berharap hunian tersebut dapat memberikan kenyamanan sekaligus semangat baru bagi Mariani dan keluarganya.
"Kondisi awal masih memprihatinkan, sekarang sudah lebih baik. Mudah-mudahan dengan keberadaan rumah ini memberikan semangat buat Ibu Mariani dan keluarganya," ucapnya.
Kusmanto menambahkan, proses renovasi rumah tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Baznas (Bazis) Jakarta Timur.
"Rawat rumah ini dengan baik, terutama dijaga kebersihannya," pintanya.
Sementara itu, Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas (Bazis)Jakarta Timur, Anas Abi Hanzah memaparkan, perbaikan rumah Mariani dimulai pada 26 Agustus hingga 14 September dengan anggaran Rp55 juta.
"Selama rumah diperbaiki, pemilik mengontrak dengan dibiayai Baznas Bazis Jakarta Timur," imbuhnya.
Ia menyampaikan, program bedah rumah merupakan bagian dari kegiatan sosial yang memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan.
"Dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, salah satunya melalui program bedah rumah," tandasnya.