Program Bedah Rumah Swadaya Satpol PP Diapresiasi

Kamis, 19 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 858

Program bedah rumah satpol pp otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin mengapresiasi program bedah rumah bagi warga disabilitas kurang mampu di Cengkareng, Jakarta Barat.

Program tersebut diinisiasi secara swadaya melalui donasi internal anggota Satpol PP DKI Jakarta. Pengerjaan pembangunan rumah tersebut telah diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

"Patut diacungi jempol,"

“Program yang dijalankan Bang Rano Karno bersama teman-teman Satpol PP ini benar-benar patut diacungi jempol. Selama ini, kalau mendengar Satpol PP, masyarakat mungkin terbayang penertiban yang kaku. Tapi lewat aksi bedah rumah ini, mereka menunjukkan sisi humanis yang luar biasa,” ujar Thamrin, Kamis (19/2).

Ia menjelaskan, rumah tidak layak huni seluas 33 meter persegi itu dibangun ulang menjadi hunian dua lantai dalam waktu sekitar dua bulan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti kepedulian nyata Satpol PP kepada warga yang membutuhkan.

“Hebatnya lagi, program ini tidak menggunakan anggaran pemerintah yang proses pencairannya cukup panjang, melainkan hasil patungan sukarela para anggota untuk membantu warga disabilitas kurang mampu,” ucapnya.

Thamrin pun mendorong agar semangat gotong royong tersebut dapat dicontoh oleh dinas maupun organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Saya sangat mendukung jika pola gotong royong seperti ini direplikasi oleh dinas-dinas lain. Seandainya setiap kantor memiliki ‘celengan sosial’, perbaikan rumah warga tidak layak huni bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu proses birokrasi anggaran,” katanya.

Menurut Thamrin, selain menjadi solusi penyediaan hunian layak, program ini juga mempererat hubungan antara aparatur pemerintah dan masyarakat karena dibangun atas dasar kepedulian.

Meski demikian, ia mengingatkan agar aspek teknis pembangunan tetap diperhatikan. Mengingat rumah dibangun dua lantai dan penghuninya merupakan penyandang disabilitas, desain hunian harus ramah dan aman agar tidak menyulitkan aktivitas sehari-hari.

“Desainnya harus benar-benar dipikirkan supaya penghuni tidak kesulitan naik turun atau beraktivitas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga transparansi pengelolaan dana patungan serta memastikan penerima bantuan tepat sasaran guna menghindari kecemburuan sosial.

“Kalau program ini dijalankan secara konsisten dan bahkan dibarengi dengan bantuan modal usaha kecil, dampaknya tentu akan sangat besar bagi masa depan warga penerima manfaat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Peletakan Batu Pertama Program Bedah Rumah SatpolPP

Rano Groundbreaking Program Bedah Rumah Satpol PP di Jakbar

Rabu, 18 Februari 2026 915

 Bupati Kepulauan Seribu Leta Batu Pertama Rumah Beda Warga

Pembangunan Bedah Rumah Warga Pulau Pramuka Dimulai

Kamis, 17 Juli 2025 1636

IMG 3604

Satpol PP Antisipasi 43 Titik Rawan Tawuran Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 1109

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 987

CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1355

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 850

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1223

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 566

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks