Program Pembiayaan Bank Jakarta Diapresiasi Pedagang Pasar

Selasa, 01 September 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 261

Rano Optimistis Program Pembiayaan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Pedagang Pasar 3

(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Program pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Non-KUR yang direalisasikan Bank Jakarta, diapresiasi sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati karena bermanfaat untuk memperkuat modal dan membesarkan usaha.

Rosmani Sitohang, pedagang bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati, mengaku telah merasakan langsung manfaat program pembiayaan tersebut dan modal yang diterimanya dinilai mampu berhasil meningkatkan perputaran usahanya hingga mendongkrak keuntungan secara signifikan.

Memperkuat modal dan mengembangkan usaha

"Program pembiayaan ini sangat membantu mengembangkan usaha saya," ujarnya, ditemui saat acara Akad Massal Program Pembiayaan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (1/9).

Dipaparkan Rosmani, dirinya telah menekuni usaha perdagangan bawang merah sejak 2015. Dalam perjalanan usahanya, ia memperoleh pembiayaan modal dari Bank Jakarta sebesar Rp 108 juta.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan memperbesar perputaran perdagangan bawang merah. 

"Keuntungan yang saya peroleh kini meningkat empat kali lipat," akunya. 

Ia berharap, program pembiayaan Bank Jakarta ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pedagang pasar. 

Menurutnya, akses permodalan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi pedagang untuk menjaga kelangsungan sekaligus mengembangkan usaha. 

"Program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya, saya harap bisa terus berlanjut," ucap Rosmani.

Manfaat serupa dirasakan, Ika Tiara, pedagang sembako di Pasar Induk Kramat Jati. Ika mengaku telah beberapa kali mendapatkan fasilitas pembiayaan modal dari Bank Jakarta.

Pada tahap sebelumnya, ia memperoleh pembiayaan sebesar Rp500 juta. Kemudian, pembiayaan terakhir yang diterimanya mencapai Rp400 juta.

Berbeda dengan Rosmani yang memanfaatkan dana untuk memperbesar perputaran usaha, Ika menggunakan sebagian dari dana pembiayaan untuk membayar sewa kios dalam jangka panjang. Dana itu digunakan untuk biaya sewa tempat usaha selama 20 tahun ke depan.

Menurut Ika, kepastian tempat berdagang menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan usahanya. 

"Dengan bantuan program pembiayaan ini, saya dapat lebih fokus mengembangkan perdagangan sembako," ungkapnya. 

Ika menjelaskan, usaha sembako yang dijalankannya terus mengalami peningkatan setelah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Bank Jakarta. 

Kemudahan akses modal dinilainya memberi ruang bagi pedagang untuk memperkuat bisnis dan meningkatkan skala usaha.

"Usaha saya terus meningkat setelah mendapatkan pembiayaan dari Bank Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Wagub rano bank jakarta pedagang bilal

Rano Optimistis Program Pembiayaan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Pedagang Pasar

Selasa, 01 September 2026 375

Bank jakarta persija gery ist

Bank Jakarta-Persija Bidik Prestasi dan Kebanggan di 5 Abad Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 660

Dirut Bank Jakarta 1 Jati

Bank Jakarta Tampilkan Wajah Baru Digital

Minggu, 09 Agustus 2026 871

BERITA POPULER
CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 849

Lomba regu prestasi penggalang pramuka anita

Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

Jumat, 28 Agustus 2026 1972

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 905

IMG 20260831 WA0140

27 Unit Pemadam Berhasil Atasi Kebakaran di Batu Ceper

Senin, 31 Agustus 2026 662

Wagub rano paripurna apbdp bilal

Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

Senin, 31 Agustus 2026 556

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks