Kamis, 27 Agustus 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 131
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 70 pelajar perwakilan 18 SMA dan SMK sederajat, Kamis (27/8), ikut sosialisasi pementapan wawasan kebangsaan yang diadakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat.
Kegiatan yang digelar di Ruang Ali Sadikin Kantor Wali Kota Jakarta Barat ini menghadirkan narasumber Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan PUM Kemendagri Edison Siagian, serta Founder Sekolah Laboratorium Pancasila dan Ketua YPLP, Hamry Gusman Zakaria.
Ini sebagai pembinaan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Serta meningkatkan kesadaran pelajar agar mampu berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045
Menurut Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiolan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 di kalangan pelajar.
“Ini sebagai pembinaan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Serta meningkatkan kesadaran pelajar agar mampu berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Tumpal.
Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Holi Susanto menambahkan, kesenjangan antara kecerdasan intelektual dan pemahaman kebangsaan berisiko mengikis jiwa kebangsaan serta melemahkan kesadaran hukum. Karena itu, menurutnya, pelajar memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
“Empat konsensus dasar bangsa merupakan satu kesatuan, Pancasila tidak dapat tegak tanpa UUD 1945 dan NKRI akan rapuh tanpa Bhinneka Tunggal Ika. Semua itu membutuhkan pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Holi mengajak para pelajar memanfaatkan forum ini untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan komitmen bela negara yang sejalan dengan kecerdasan intelektual.
“Jadilah generasi yang utuh, militan membela negara, sekaligus cerdas menjaga konstitusi,” tandasnya.