Pemprov DKI Usulkan Dua Raperda Atasi Masalah Kependudukan dan Hunian

Jumat, 21 Agustus 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 832

Gubernur pramono paripurna raperda kependudukan dan hunian rezap2

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pidato dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengendalian penduduk dan tentang rumah susun dalam Rapat Paripurna, DPRD Provinsi DKI Jakarta, Jumat (21/8).

Terkait raperda pengendalian penduduk, Pramono menekankan pentingnya mengelola dinamika kependudukan, seperti struktur usia, komposisi sosial-ekonomi, serta persebaran dan mobilitas, untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya dan sejahtera.

"ketersediaan hunian yang layak,"

"Hal ini dimaksudkan agar selaras dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan, kapasitas fiskal, sekaligus kualitas hidup seluruh warga," ujar Pramono.

Saat ini, Jakarta menghadapi berbagai tantangan, termasuk bonus demografi, awal penuaan penduduk, krisis perumahan, kemacetan, polusi, serta kerentanan iklim. Menurut Pramono, berbagai tantangan tersebut harus direspons melalui kebijakan pengendalian penduduk yang lebih terarah dan berkeadilan.

Upaya pengendalian penduduk ini diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam mengelola kependudukan, Eksekutif ingin berfokus pada pengendalian jumlah dan kepadatan penduduk yang optimal; pengelolaan mobilitas dan persebaran penduduk; serta peningkatan kualitas penduduk. Upaya ini juga selaras untuk mewujudkan transformasi Jakarta menuju kota global.

Pram, sapaan akrabnya kemudian menjelaskan, raperda pengendalian penduduk akan mengatur mengenai kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta; pelibatan masyarakat dan dunia usaha; kerja sama wilayah aglomerasi; pendanaan yang berkelanjutan; serta pembinaan, pengawasan dan evaluasi.

"Eksekutif mengusulkan Raperda ini guna mewujudkan keseimbangan antara jumlah, struktur, pertumbuhan, persebaran dan mobilitas penduduk, meningkatkan kualitas penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan serta kapasitas pelayanan publik," jelasnya.

Sementara terkait raperda rumah susun, Pramono menyampaikan bahwa penyediaan hunian yang layak, inklusif, dan berkeadilan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

"Karena itu, Eksekutif mengajukan Raperda ini berdasarkan sejumlah pertimbangan strategis," lanjutnya.

Raperda ini diajukan untuk menyelaraskan aturan dengan UU Cipta Kerja serta menghadapi kesenjangan akses hunian. Saat ini, sekitar 49,29 persen penduduk Jakarta masuk pada kelompok menengah transisi atau Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT).

Kelompok ini memiliki penghasilan di atas kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), namun memiliki keterbatasan daya beli untuk mengakses unit apartemen komersial.

"Kehadiran Raperda ini mengubah orientasi pembangunan dari sekadar fisik properti menuju konsep penyediaan perumahan publik (Public Housing) yang mengakomodasi kebutuhan MBR maupun MBT secara proporsional," kata Pramono.

Selain itu, raperda ini juga diajukan untuk menata kawasan kota yang humanis serta mengatasi tantangan permukiman kumuh dan padat karena keterbatasan lahan.

Raperda ini, kata dia, juga menyertakan Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV) untuk peremajaan kota tanpa penggusuran. Sehingga diharapkan warga dapat tetap tinggal di lokasi semula dengan hunian yang lebih layak.

Dalam raperda ini juga dirancang untuk mengakomodasi fungsi mixed-use guna memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mengakomodasi pengembangan kawasan terpadu serta kawasan berorientasi transit (TOD).

"Eksekutif berharap Raperda ini dapat memberikan kepastian akan ketersediaan hunian yang layak bagi masyarakat Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DPRD DKI Sahkan Dua Raperda tentang Pangan dan Lingkungan

Raperda Pangan dan Lingkungan Jadi Landasan Pembangunan Jakarta

Rabu, 12 Agustus 2026 628

100 5

Atasi Masalah Hunian, Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun

Rabu, 24 Juni 2026 1063

Edukasi Sekolah Siaga Kependudukan jakbar budi

Guru dan Kepala Madrasah Tsanawiyah di Jakbar Diedukasi Sekolah Siaga Kependudukan

Selasa, 04 Agustus 2026 673

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6794

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 2998

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5668

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1629

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1205

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks