Jumat, 14 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 75
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Tim Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DKI Jakarta melaksanakan verifikasi sekaligus penilaian Program Adiwiyata di, SDN Pancoran 01 SMPN 66, MTsN 32, dan MAN 13.
"Lingkungan yang berkelanjutan"
Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Hendrik Mindo Sihombing mengatakan, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan berkas yang telah disampaikan dengan kondisi serta pelaksanaan program di lingkungan sekolah.
"Program Adiwiyata tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah negeri. Sekolah swasta, termasuk madrasah, diharapkan turut berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan," ujarnya, Jumat (14/8).
Hendrik berharap, proses penilaian tersebut dapat memberikan hasil maksima. Sehingga, sekolah-sekolah di Jakarta Selatan mampu memperoleh hasil terbaik.
"Tentunya, dengan kerja keras dan semangat kita semua, terutama warga sekolah, maka akan memberikan hasil yang maksimal serta berdampak lebih baik bagi sekolah maupun lingkungan," terangnya.
Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Lapangan Adiwiyata Tingkat Provinsi, Susi Andriani menjelaskan, program Adiwiyata bukanlah sebuah perlombaan, melainkan upaya membentuk karakter dan kebiasaan seluruh warga sekolah agar konsisten menjaga serta melestarikan lingkungan.
"Kami mengapresiasi antusiasme sekolah serta berbagai inovasi lingkungan yang sudah dikembangkan," ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran tim verifikasi di sekolah diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus mendorong semakin banyak madrasah lainnya untuk berpartisipasi dalam program Adiwiyata.
"Sekolah berbudaya lingkungan bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang membangun kebiasaan baik untuk lingkungan yang berkelanjutan," tandasnya.