Senin, 10 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 158
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau JIEP bersama Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan sosialisasi keterbukaan informasi publik dalam rangka memperkuat akuntabilitas dan transparansi informasi di lingkungan perusahaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PT JIEP dalam menjaga kualitas pengelolaan informasi publik, menyusul keberhasilan perusahaan meraih predikat Informatif dan terpilih sebagai Badan Publik Informatif Terbaik Kategori BUMD DKI Jakarta pada tahun 2025 dengan skor 97,6 dalam proses Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik.
"keterbukaan informasi merupakan fondasi penting,"
Sosialisasi digelar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan PT JIEP dalam mengoptimalkan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik.
Capaian skor 97,6 pada 2025 merupakan hasil perjalanan panjang yang menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Setelah memperoleh skor 78,4 dengan predikat Menuju Informatif pada 2022, PT JIEP terus meningkatkan kualitas layanan informasi hingga meraih skor 90,98 pada 2023, skor 91 pada 2024, dan mencapai skor tertinggi 97,6 pada 2025.
Dengan capaian tersebut, PT JIEP berhasil mempertahankan predikat Informatif selama empat tahun berturut-turut sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu BUMD dengan implementasi keterbukaan informasi publik terbaik di Provinsi DKI Jakarta.
Selain meraih predikat Badan Publik Informatif Terbaik Kategori BUMD DKI Jakarta, PT JIEP juga masuk dalam 10 Badan Usaha Informatif Terbaik se-DKI Jakarta yang menjadi bukti nyata atas konsistensi PT JIEP dalam memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penerapan Good Corporate Governance (GCG), sekaligus menghadirkan layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, penyelenggaraan sosialisasi keterbukaan informasi publik bersama Komisi Informasi DKI Jakarta ini menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
"PT JIEP terus berkomitmen untuk terus melakukan penguatan tata kelola keterbukaan informasi publik melalui penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemutakhiran daftar informasi publik, penguatan sistem dokumentasi, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya, Senin (10/8).
Ia menyampaikan, PT JIEP akan terus memperkuat fungsi PPID ke depan, melalui pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP), optimalisasi kanal komunikasi digital, serta peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Dharma berharap, langkah tersebut mampu mempertahankan predikat Informatif sekaligus mendukung terciptanya perusahaan yang semakin adaptif, profesional, dan terpercaya.
“Sebagai BUMD strategis milik Pemprov DKI Jakarta, PT JIEP meyakini keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang berintegritas dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat menyampaikan, konsistensi peningkatan nilai E-Monev PT JIEP menunjukkan semakin kuatnya budaya transparansi di lingkungan perusahaan.
“Pencapaian tersebut mencerminkan implementasi keterbukaan informasi yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi fondasi penguatan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan,” tandasnya.