Senin, 10 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 73
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Jakarta Selatan kembali meraih juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur. Prestasi tersebut diraih berkat pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan dan sinergi berbagai pihak.
"Memberikan kemampuan terbaik"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, pelatih, serta para qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang telah berjuang mengharumkan nama Jakarta Selatan.
"Semua ini tentu berkat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak yang ada, serta pola pembinaan yang berkelanjutan," ujarnya, Senin (10/8).
Syafrin menjelaskan, sistem pembinaan yang sudah berjalan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Hal tersebut penting untuk mencetak generasi penerus yang mampu meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi.
Ia mengimbau seluruh pihak untuk segera mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan MTQ tingkat nasional. Para perwakilan DKI Jakarta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa prestasi bagi daerah.
"Harapannya, setelah meraih juara umum Piala Gubernur ini, seluruh pihak segera bersiap menyambut pelaksanaan MTQ tingkat nasional tahun ini. Kami yakin semuanya akan terus berupaya memberikan kemampuan terbaik sehingga kita bisa meraih juara nasional," terangnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Jakarta Selatan, Muhammad Syahroni mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
Ia memaparkan, Jakarta Selatan mengirimkan 36 peserta untuk mengikuti berbagai cabang dan golongan dalam MTQ tingkat Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 26 peserta berhasil meraih gelar juara.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari persiapan yang matang pada setiap cabang perlombaan. Pembinaan dilakukan untuk memastikan para peserta memiliki kesiapan teknis sehingga dapat tampil secara optimal.
"Tentu ini merupakan anugerah dari Allah yang patut kita syukuri, sekaligus menjadi tantangan bagi kita ke depan agar mampu mempertahankan gelar juara umum ini," ungkapnya.
Selain persiapan teknis, lanjut Syahroni, LPTQ Jakarta Selatan juga memberikan perhatian terhadap aspek mental dan spiritual para peserta. Para qari dan qariah diingatkan agar tidak cepat berpuas diri serta terus meningkatkan kemampuan.
Syahroni menegaskan, keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari perolehan juara. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Tujuan utama bukan sekadar mencari juara, tetapi yang paling penting adalah mampu memahami dan mengamalkan kandungan isi Al-Qur'an itu sendiri. Kami selalu tekankan kepada anak-anak agar di samping berusaha, jangan lupa berdoa," tandasnya.