Pelajar di Jakbar Pamerkan Hasil Olah Sampah dan Urban Farming

Jumat, 07 Agustus 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 369

IMG 20260807 WA0078

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 297, Jakarat Barat, Jumat (7/8), memamerkan berbagai hasil urban farming seperti, produk tanaman labu madu, singkong, jagung serta hasil pengolahan sampah seperti produk kriya, kompos dan kompos cair.

Kegiatan yang dilakukan para pelajar ini, diapresiasi Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Imron Syahrin. Menurutnya, ini merupakan wujud nyata bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan

Membangun budaya disiplin dan tanggung jawab terhadap terhadap lingkungan

"Gerakan pilah sampah akan membangun budaya disiplin dan tanggung jawab terhadap terhadap lingkungan. Sedangkan kegiatan urban farming, mengajarkan bahwa ketahanan pangan, penghijauan, dan kecintaan terhadap alam dapat dimulai dari lahan yang terbatas sederhana di lingkungan sekolah," paparnya.

Menurut Imron, kebiasaan mengelola sampah apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kebersihan di wilayah Jakarta Barat. 

Karena itu, Ia mengapresiasi Jajaran Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat yang telah menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi aksi nyata. 

"Saya berharap sekolah-sekolah di Sudindik Jakarta Barat 1 dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Jakarta dalam membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan," tegasnya.

Sementara,Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan menjaga lingkungan. 

"Pendidikan karakter dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah, menjaga kebersihan, dan mencintai lingkungan. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani menambahkan, seluruh sekolah di wilayahnya telah berkomitmen untuk melakukan pemilahan sampah dan mengolahnya menjadi berbagai produk. Lalu, mereka juga telah memanfaatkan lahan sekolah untuk melaksanakan urban farming.

Kedua aktivitas itu, menurut Agus, telah terintegrasi sehingga hasil dari pengolahan sampah organik berupa pupuk kompos dkmanfaatkan untuk urban farming. Lalu, untuk sampah anorganik telah diolah menjadi berbagai produk kriya yang memiliki nilai jual dan meningkatkan kreativitas pelajar.

"Kami dan seluruh sekolah yang ada, berkomitmen untuk menjaga sekolah tetap bersih, aman, dan nyaman. Serta tentunya mendukung kegiatan pilah sampah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono Dukung Kepolisian Tindak Tegas Temuan Senjata di Sekolah

Pram Dukung Kepolisian Tindak Tegas Temuan Senjata di Sekolah

Jumat, 07 Agustus 2026 367

Sekolah Yayasan Sa’adatuddarain Implementasikan Program Pilah Sampah

Madrasah Sa’adatuddarain Implementasikan Program Pilah Sampah

Rabu, 29 Juli 2026 341

1785380401099

Bangun Budaya Ramah Lingkungan, Dinas PPKUKM Terbitkan Instruksi Pilah Sampah

Kamis, 30 Juli 2026 393

BERITA POPULER
Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 878

Umkm jati

Raperda UMKM Diusulkan Masuk Propemperda 2027

Sabtu, 08 Agustus 2026 520

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1099

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 948

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 946

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks