Kamis, 06 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 352
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menginstruksikan seluruh jajaran di Kecamatan Pancoran untuk memperkuat etos kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta.
"Kita harus membuktikan kesiapan menghadapi era globalisasi,"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, seluruh capaian pembangunan yang telah diraih wilayah Pancoran harus dijadikan pijakan untuk terus membenahi pelayanan masyarakat dan menjaga keindahan estetika kota secara proaktif.
"Tahun depan Jakarta memasuki usia 500 tahun. Kita harus membuktikan kesiapan menghadapi era globalisasi dengan terus meningkatkan etos kerja. Jangan cepat berpuas diri, tingkatkan terus pelayanan terbaik bagi warga," ujar Syafrin saat menghadiri Rakorwil di Aula Kecamatan Pancoran, Kamis (6/8).
Dalam kesempatan itu, Syafrin juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Pancoran. Dari hasil tinjauan dan dialog langsung dengan warga, proses perizinan berjalan cepat dengan rata-rata waktu pelayanan sekitar 10 menit.
"Ini sudah bagus dan harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi pelayanan publiknya, sehingga warga juga semakin antusias ke sini," ucapnya.
Syafrin menegaskan, dalam menghadapi visi kota global serta menyambut HUT ke-81 RI, jajaran tingkat kecamatan hingga RW diminta segera menertibkan spanduk yang mengganggu estetika lingkungan, baik di jalan arteri, protokol, maupun jalan lingkungan.
Selain penertiban alat peraga, lanjut Syafrin, keberadaan mural di fasilitas umum juga akan dibenahi. Konsepnya akan dipadukan dengan tema lima abad Jakarta pada titik-titik strategis dan taman kota untuk mempercantik wajah wilayah Pancoran.
"Saya minta ini harus dijalankan dengan baik, koordinasi lintas sektor dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman dan nyaman. Semoga kita semua dapat mewujudkannya dengan segera," katanya.
Sementara itu, Camat Pancoran, Iqbal Idham Ramid menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penanganan sekitar 180 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Kalibata City. Selama beroperasi mulai pukul 18.00-24.00, mereka memicu kekumuhan dan penumpukan sampah.
"Kami telah berkoordinasi dengan tingkat provinsi serta menyiagakan barrier sepanjang 178 meter di lokasi. Pengawasan ketat terus dilakukan guna mengantisipasi oknum yang berupaya memanfaatkan celah untuk kembali berjualan secara ilegal," bebernya.
Kemudian, tambah Iqbal, terkait permasalahan sampah, khususnya pembuangan sampah liar yang marak di wilayah Kecamatan Pancoran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemebersihan cepat di titik-titik rawan.
"Kami juga gencar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sampah di lokasi rawan. Semoga dengan upaya-upaya yang kami lakukan, permasalahan sampah ini akan cepat selesai," tandasnya.