Senin, 03 Agustus 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 190
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meminta pejabat pemerintah di lingkup Kecamatan Cilandak untuk menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Syafrin mengatakan, fokus utama pemerintah wilayah menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Karena itu, camat beserta seluruh lurah diminta aktif turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi, dan mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.
"Saya sudah meminta kepada Pak Camat menggerakkan seluruh lurah,"
"Saya sudah meminta kepada Pak Camat menggerakkan seluruh lurah dan berupaya untuk terus melayani warganya. Jika ada keluhan, tolong segera dikoordinasikan dengan baik," ujar Syafrin saat memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Aula Kantor Kecamatan Cilandak.
Menurut Syafrin, kegiatan ini juga menjadi momentum mengevaluasi capaian kinerja selama beberapa bulan terakhir. Termasuk juga mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki melalui intervensi dan langkah-langkah strategis.
"Kita harapkan, dari hasil evaluasi ini kita melakukan perbaikan-perbaikan. Jika ada yang harus diintervensi terhadap pelaksanaan tugas ke depan, itu terus dilakukan," ucapnya
Syafrin juga menyoroti terkait pengelolaan atau pemilahan sampah yang sudah dilakukan di wilayah Kecamatan Cilandak. Tentunya, hal ini sebagai upaya mengatasi pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantar Gebang.
"Pembatasan sudah dimulai. Saya mengajak semua pihak berperan mengatasi permasalahan sampah. Kelola sampah dari sumber dengan baik, sehingga sampah-sampah itu dapat menghasilkan nilai yang berguna," tegasnya.
Sementara itu, Camat Cilandak, Teguh Arifiyanto menuturkan, kehadiran wali kota beserta jajaran ini merupakan wujud pembinaan dari tingkat kota kepada tingkat di bawahnya atau kecamatan dan kelurahan.
"Kami membutuhkan arahan, edukasi, semangat dan pembinaan dari pimpinan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," katanya.
Teguh menjelaskan, dalam Rakorwil ini, pihaknya juga memfokuskan pada persoalan sampah yang digalakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Di mana, lanjut Teguh, salah satunya terkait pemilahan sampah yang sudah mencapai 9.687 bangunan se-Kecamatan Cilandak yang sudah memilah sampah mandiri.
"Jumlah itu masih terbilang jauh dari total keseluruhan bangunan yang ada. Namun, hingga saat ini kami upayakan untuk mendata dan mensosialisasikan ke semuanya," bebernya.
Kemudian, terkait tempat pemilahan sampah bersekala besar, saat ini di Cilandak belum mempunyai TPS3R. Hal tersebut tentunya akan terus diupayakan terkait penyediaan lahannya.
"Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Pal Wali Kota berserta jajaran. Semoga apa yang disampaikan menjadi semangat kita memberikan pelayanan yang terbaik ke depannya," tandasnya.