Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 162
(Foto: Nurito)
Pemerintah Kota Jakarta Timur, Selasa (4/8) sore, menggelar Kick Off Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 10 kecamatan secara hybrid.
Kick off dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Timur, Fauzi di RPTRA Cililitan, Kramat Jati.
Upaya menekan angka warga suspeck TB.
Fauzi mengatakan, kegiatan ini kolaborasi dengan unsur kelurahan dan kecamatan yang menghadirkan 100 warganya.
"Ini bagian dari upaya pemerintah DKI dalam menekan angka warga suspeck TB. Diharapkan tidak banyak warga yang terkena suspeck TB," katanya.
Di Jakarta Timur, targetnya ada 778 lokasi atau ada 778.00 orang yang nantinya akan diperiksa melalui terintegrasi dengan CKG.
"Saya berharap masyarakat tidak perlu takut. Justru dengan hadir di CKG mereka akan tahu kondisi kesehatan yang sesungguhnya," lanjutnya.
Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy menambahkan, kegiatan tracing TB terintegrasi dengan CKG ini dalam rangka pengendalian TB di wilayah Jakarta Timur. Karena ini harus diobati secara dini terhadap pasien bergejala TB.
"Kita berikan edukasi dan penyuluhan pada peserta yang hadir ini, tentang TB dan PHBS ini sekaligus mencari kontak eratnya," katanya.
Dari kegiatan ini, ada dua hal yang bisa dicapai bersama yaitu pencarian penyakit TB sekaligus penyakit lainnya yang tidak menular. Seperti hipertensi, diabetes dan lainnya.
"Dengan CKG ada nilai plus bagi masyarakat karena semuanya bisa diobati," tandasnya