Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 231
(Foto: Anita Karyati)
Guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah kepulauan, Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu berencana merehab total gedung SDN Pulau Harapan 01 dan 02 di Pulau Harapan serta SMPN Satu Atap 02 di Pulau Sebira, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari mengatakan, pembangunan ini bertujuan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa.
"Agustus ini dimulai proses pembongkaran dan pengerjaan fisik,"
Menurut Thohari, proyek rehabilitasi ini merupakan hasil survei jajaran Pemkab Kepulauan Seribu serta usulan warga melalui anggota dewan.
"Agustus ini dimulai proses pembongkaran dan pengerjaan fisik. Karena di Pulau Sabira itu satu kompleks, maka pembongkarannya dilakukan sekaligus," ujarnya, Selasa (4/8).
Thohari menambahkan, untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, pihaknya telah melakukan pengosongan gedung dan pemindahan seluruh inventaris sekolah sejak Juli lalu. Pengerjaan dilakukan pihak ketiga dan ditargetkan rampung tahun depan.
"Kami berharap proses rehabilitasi berjalan sesuai jadwal demi meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan di pulau permukiman," terangnya.
Sementara itu, Kepala SDN Pulau Harapan 02 sekaligus Kepala SMPN Satu Atap 02 Pulau Sebira, Ispianah menjelaskan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi siswa di Pulau Sabira untuk sementara dipindahkan ke sejumlah lokasi alternatif agar tetap berjalan kondusif.
"Sejak 21 Juli kemarin, peseta didik sudah belajar di lokasi sementara. Untuk jenjang SD dan SMP, KBM dilaksanakan di rumah singgah dan teras masjid," terangnya.
Ia merinci, saat ini terdapat 36 murid SMPN Satu Atap 02 Pulau Sabira dan 63 pelajar SDN Pulau Harapan 02. Selain itu, sebanyak 31 anak didik Satuan PAUD Sejenis (SPS) juga dipindahkan ke lokasi RW setempat.
Di lokasi berbeda, Wakil Kepala SDN Pulau Harapan 01 Pagi, Samsul Bahri menyambut baik realisasi pembangunan gedung sekolah tersebut. Menurutnya, rehabilitasi total ini merupakan kabar yang telah dinantikan warga sekolah dan masyarakat sekitar selama 16 tahun.
Selama masa pembangunan, 152 murid SDN Pulau Harapan 01 Pagi mengungsi sementara ke gedung SDN Pulau Kelapa 01 Pagi.
"Setelah menunggu lebih dari 16 tahun, akhirnya rehabilitasi total dapat direalisasikan. Ini menjadi harapan besar bagi kami semua agar memiliki gedung yang representatif dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan," tandasnya.