Kamis, 30 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 147
(Foto: Nurito)
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengapresiasi dan bangga RPTRA Garuda Cilangkap, Cipayung, jadi tuan rumah acara Puncak Peringatan Hari Kependudukan Dunia 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan Harapan dan Aspirasi Orang Muda Hari Ini dan Untuk Masa Depan" digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI bersama Pemprov DKI dan United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia.
Bentuk implementasi nyata pembangunan berwawasan kependudukan
Munjirin mengatakan, pihaknya akan terus dukung program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana yang sudah dijalankan Kementerian Kependudukan RI.
Disebutkan Munjirin, Kampung Keluarga Berkualitas (KB) telah terbentuk di 65 kelurahan di Jakarta Timur. Bahkan, Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, berhasil meraih juara 2 kategori kota tingkat nasional tahun 2026.
Selain itu, di wilayahnya juga saat ini sudah ada 14 sekolah siaga kependudukan (SKK), terdiri dari delapan tingkat SMP sederajat dan enam tingkat SMA sederajat. Salah satunya, SMAN 9 Jakarta berhasil meraih juara 1 SKK tingkat nasional 2025.
"Kami akan terus mengembangkan sekolah siaga kependudukan (SKK). Saat ini sudah ada 14 SKK di wilayah kami," ucap Munjirin.
Kemudian, lanjut Munjirin,pihaknya juga telah melakukan pembinaan generasi muda melalui 66 pusat informasi konseling remaja (PIK-R).
"Ini menjadi wadah edukasi informasi dan konseling bagi remaja dalam merencanakan masa depan secara bertanggung jawab," jelasnya.
Sementara, Wamen Kependudukan RI Ratu Ayu Isyana Bagus Oka menjelaskan, kegiatan diikuti 350 peserta perwakilan dari Kementerian atau lembaga, perangkat daerah DKI, mitra kependudukan, sekolah, media massa dan sebagainya.
Kegiatan diisi dengan talk show, cek kesehatan gratis, konseling remaja dan pameran program dari PIK-R dan forum genre. Selain itu juga ada penyerahan hadiah open stage dan video pemenang lomba.
"Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran publik dan melibatkan masyarakat. Terutama orang muda dalam diskusi mewujudkan aspirasi merata di tengah perubahan demografi,' katanya.
Diungkapkan Ratu Ayu, pihaknya memilih RPTRA Cilangkap sebagai tuan rumah acara Puncak Hari Kependudukan, sebagai bentuk implementasi nyata pembangunan berwawasan kependudukan melalui penguatan keluarga, peningkatan kualitas penduduk, pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor.
"Kolaborasi lintas sektor guna merumuskan kebijakan untuk mengatasi hambatan ekonomi dan sosial, memperkuat investasi pada kemampuan orang muda untuk mewujudkan harapan," tandasnya.