Rabu, 29 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 86
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 10 warga Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mengikuti pelatihan wirausaha pembuatan aneka minuman yang diadakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Kepulauan Seribu di RPTRA Widya Bahari.
"Mulai 27 hingga 31 Juli 2026"
Salah seorang warga Pulau Harapan, Fitriyah (27) mengaku senang karena dapat terpilih mengikuti pelatihan tersebut.
Menurutnya, materi yang diberikan menarik karena tidak hanya berupa teori, tetapi juga lebih banyak praktik secara langsung.
"Pelatihan aneka minuman ini sangat cocok untuk wilayah Kepulauan Seribu. Cuaca yang panas sangat pas jika dipadukan dengan minuman segar. Saya akan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh untuk diterapkan sehari-hari. Syukur-syukur bisa saya jual," ujarnya, Rabu (29/7).
Kepala Subbagian Tata Usaha Suku Dinas Nakertransgi Kepulauan Seribu, Hermawan mengatakan, pelatihan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mandiri di wilayah kepulauan.
"Selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Juli 2026, para peserta dibekali kemampuan teknis membuat berbagai produk minuman, terutama yang sedang tren atau kekinian," terangnya.
Hermawan menjelaskan, para peserta mempraktikkan secara langsung pembuatan berbagai jenis minuman, seperti Mango Lassi, Roasted Milk Tea, Kopi Gula Aren, Bir Pletok, Boba Latte, Wedang Ronde, Almond Latte, Fruit Punch, Moccacino, hingga Lemon Sereh.
Tidak hanya mengenai cita rasa, lanjut Hermawan, peserta juga diberikan pengetahuan tentang teknik pengemasan produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi, pembuatan desain logo, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), hingga strategi promosi melalui perdagangan elektronik (e-Commerce).
"Kami berharap setelah pelatihan ini, peserta mampu membuka usaha sendiri sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga," ungkapnya.
Ia menambahkan, selain di Pulau Harapan, kegiatan serupa akan diselenggarakan di Pulau Tidung pada 10-14 Agustus dan di Pulau Pramuka pada 31 Agustus hingga 4 September mendatang.
Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim mengapresiasi upaya Suku Dinas Nakertransgi yang telah menghadirkan pelatihan tersebut di wilayahnya. Bekal keterampilan yang diberikan sangat relevan dengan potensi pariwisata di Pulau Harapan.
"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta. Sehingga, ilmu yang didapat dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," tandasnya.