Jumat, 24 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 164
(Foto: Nurito)
Menjawab tingginya minat masyarakat terhadap keterampilan di bidang tata rambut sekaligus membuka peluang kerja di sektor ekonomi kreatif, Pusat Pelatihan Kerja dan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk pertama kalinya menggelar pelatihan barbershop atau pangkas rambut.
"Diterima kerja atau membuka usaha mandiri"
Pelatihan perdana tersebut diikuti 20 peserta dan berlangsung mulai 24 Juni hingga 5 Agustus 2026. Para peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja maupun membuka usaha barbershop secara mandiri.
Kasubag Tata Usaha PPKPI Pasar Rebo, Faiz Ajri mengatakan, pelatihan barbershop diadakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan adanya pelatihan kerja di bidang tersebut. Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya peminat yang ingin mengikuti pelatihan.
"Pelatihan ini kita buka pertama kalinya untuk memenuhi kebutuhan di sektor ekonomi kreatif," ujarnya, Jumat (24/7).
Faiz menjelaskan, peluang kerja di bidang barbershop cukup terbuka. Kondisi tersebut turut mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi di bidang tata rambut.
Menurutnya, lulusan PPKPI Pasar Rebo nantinya berpeluang untuk langsung bekerja di barbershop yang membutuhkan tenaga terampil. Selain itu, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan juga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk membuka usaha sendiri.
"Saya yakin, 100 persen lulusan dari sini bisa langsung diterima kerja atau membuka usaha mandiri," terangnya.
Ia menambahkan, PPKPI Pasar Rebo berencana kembali menggelar pelatihan serupa untuk angkatan kedua dengan jumlah peserta yang sama pada Agustus mendatang.
"Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan mendapatkan sertifikat dari PPKPI Pasar Rebo sebagai bukti telah mengikuti pelatihan dan memperoleh kompetensi di bidang barbershop," bebernya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Muchtar Lukman (22) mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Ia memang memiliki ketertarikan untuk bekerja di dunia barbershop dan mengetahui informasi pelatihan melalui media sosial PPKPI Jakarta Official.
"Sangat terbantu ikut pelatihan ini karena bisa mendapatkan ilmu-ilmu yang sangat bermanfaat, terutama di bidang barbershop," ucapnya.
Selama mengikuti pelatihan, Muchtar menuturkan, mendapatkan berbagai materi, mulai dari penataan rambut (hair styling), teknik mengeringkan rambut, perawatan rambut dan kulit kepala, pewarnaan rambut, hingga teknik mencukur rambut.
"Penyampaian materi oleh instruktur sangat mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik, baik saat menerima materi maupun ketika melakukan praktik," tandasnya.