Pengawasan di Jaktim Tak Temukan Pangan Berbahaya

Selasa, 21 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 482

Pengawasan pangan jaktim nurito

(Foto: Nurito)

Sebanyak 49 sampel komoditas pangan yang diperiksa dalam pengawasan keamanan pangan di lima pasar tradisional di Jakarta Timur dinyatakan aman dari kandungan zat kimia berbahaya.

"Tidak ditemukan bahan atau zat berbahaya"

Pengawasan tersebut melibatkan sekitar 45 personel gabungan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap peredaran produk pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pengawasan keamanan pangan rutin dilakukan dengan menyasar sejumlah pasar tradisional.

"Hari ini sasarannya di lima pasar, yakni Pasar Klender SS, Pasar Sawah Barat, Pasar Pondok Bambu, Pasar Perumnas Klender, dan Pasar Ciplak," ujarnya, Selasa (21/7).

Taufik menjelaskan, dari pengawasan tersebut, petugas mengambil sebanyak 49 sampel pangan dari para pedagang. Sampel terdiri atas 39 produk pertanian dan 10 produk peternakan.

Seluruh sampel kemudian diperiksa melalui uji laboratorium yang disiagakan di Pasar Klender SS. Komoditas yang diperiksa di antaranya sayuran, buah-buahan, beras, daging ayam, dan daging sapi.

"Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi kandungan Residu Pestisida, Formalin, Klorin, dan Eber. Hasil uji menunjukkan tidak ditemukan bahan atau zat berbahaya," terangnya.

Menurutnya, pengawasan secara rutin diperlukan untuk memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat memenuhi aspek keamanan dan layak dikonsumsi. 

"Pengawasan pangan ini sekaligus menjadi upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat membeli kebutuhan pangan di pasar tradisional," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayur, Wati (51) mengaku mendukung kegiatan pengawasan keamanan pangan yang dilakukan secara rutin oleh petugas.

Pengawasan tidak hanya memberikan perlindungan kepada konsumen, tetapi juga membantu menjaga kepercayaan terhadap para pedagang yang menjalankan usahanya dengan baik.

"Alhamdulillah, pengawasan seperti ini rutin dilakukan untum mencegah beredarnya produk pangan berbahaya. Jika ada satu saja pedagang yang nakal, pedagang lainnya juga bisa ikut merasakan dampaknya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Hasil Pengawasan Pangan Lima Pasar di Jaktim Aman Konsumsi

Hasil Pengawasan Pangan Lima Pasar di Jaktim Aman Konsumsi

Kamis, 02 Juli 2026 817

Pengawasan pangan pasar tradisional jaktim nur

Pemkot Jaktim Intensifkan Pengawasan Pangan di Enam Pasar

Selasa, 21 April 2026 643

IMG 20260211 WA0116

Pengawasan Pangan di Jaktim Diintensifkan Jelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 1119

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2518

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3110

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1191

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 651

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1278

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks