Jumat, 17 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 162
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Piala Gubenur Tingkat Jakarta Selatan Tahun 2026 yanng berlangsung di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota setempat diikuti sebanyak 197 peserta. Ajang ini menjadi momentum untuk menjaring kafilah terbaik yang akan mewakili Jakarta Selatan pada MTQ Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Langkah menuju kemenangan di tingkat provinsi"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam serta media pembinaan untuk membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kejujuran, toleransi, serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang menggema, kita berharap Jakarta Selatan senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan dijauhkan dari segala bencana," ujarnya, Jumat (17/7).
Syafrin menjelaskan, penyelenggaraan MTQ tahun ini memiliki makna istimewa karena para juara tingkat kota akan mewakili Jakarta Selatan dalam MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menargetkan mampu meraih hasil Juara Umum di tingkat provinsi.
"MTQ kali ini berbeda karena untuk pertama kalinya digelar MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026. Kami berharap langkah menuju kemenangan di tingkat provinsi dimulai dari Jakarta Selatan. Pemkot siap memberikan dukungan penuh kepada ofisial, peserta, dan dewan pembina," terangnya.
Syafrin berpesan kepada para juri agar menjalankan tugas secara objektif, adil, dan profesional. Sehingga, dapat menghasilkan kafilah terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi.
"Saya meminta para camat dan pembina untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan," ajaknya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Jakarta Selatan, Muhammad Syahroni menambahkan, MTQ tahun ini diikuti 197 peserta yang berkompetisi pada lima cabang dengan total 19 golongan perlombaan.
"Seluruh peserta mulai bertanding pada hari pertama di lima lokasi atau mimbar yang telah disiapkan panitia. Waktu pelaksanaan memang cukup padat karena pada 29 Juli sudah dimulai pembukaan MTQ tingkat provinsi," ucapnya.
Ia mengapresiasi tingginya antusiasme para lurah, camat, serta dukungan berbagai pihak, termasuk Baznas (Bazis) Jakarta Selatan, dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
"Pada September mendatang, kafilah DKI Jakarta akan mengikuti MTQ Tingkat Nasional di Semarang, Jawa Tengah. Kami mohon doa dan dukungan agar target meraih Juara Umum tingkat provinsi dapat tercapai," tandasnya.