Cabe-cabean Bikin Betah Warga Rusun Marunda

Senin, 06 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4620

rusun_marunda_jakut_dokbjcom_6.jpg

(Foto: doc)

Suasana di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, yang masih gersang akan dihijaukan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dengan memperbanyak tanaman sayur-mayur. Tanaman itu akan ditanam di bangunan green house senilai Rp 225 juta. Dengan kondisi lingkungan yang hijau diharapkan warga semakin betah dan nyaman tinggal di rusun (rumah susun). Terlebih, sayuran itu bisa menghasilkan pendapatan tambahan bagi warga.

"Mau dibangun green house di sini. Nanti akan ditanam tanaman hidroponik seperti sawi-sawian, cabe-cabean, kol- kolan, selada, kailan. Nanti kita lihat, persiapannya sudah dilakukan," ujar Jokowi di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Senin (6/1).

Green house yang akan dibangun tersebut, kata Jokowi, menggunakan teknologi pertanian. Pihaknya bahkan melibatkan konsultan di bidang pertanian untuk memberikan penyuluhan kepada warga dalam mengembangkan green house. Pemilihan tanaman jenis sayuran dikarenakan selain dapat dikonsumsi langsung oleh warga rusun, juga dapat diproduksi dan menghasilkan pendapatan bagi warga yang menanam.

"Itu nanti dijual, lalu soal pasarnya sudah ada, kita buat itu karena sudah ada. Nanti dengan dinas yang awasi. Ini mangga sudah ditanam. Terus kita mau buat green house yang besar, ada hidroponik yang bisa memberikan tambahan income ke warga," kata Jokowi.

Ke depan jika, jika green house tersebut terbukti mampu menghasilkan pendapatan bagi warga, maka proyek tersebut juga akan dilakukan di rusun-rusun lainnya. "Ini akan kita jadikan percontohan, jika berhasil ditularkan ke rusun lainnya juga," ucapnya.

Nantinya, akan dipilih beberapa warga untuk mengelola kebun sayuran itu. Jokowi juga sudah menjanjikan pasar untuk hasil panennya. "Nanti kita pilih warga yang minta dan yang tangannya `dingin`. Kalau pasarnya sudah ada tidak perlu khawatir," kata Jokowi.

Ia pun mengatakan, untuk membangunan green house dan kebun hindroponik tersebut, pihaknya membutuhkan dana sebesar Rp 225 juta. Ia pun mengaku tak masalah mengeluarkan dana ratusan juta rupiah asalkan warga di Rusun Marunda menjadi produktif dan menambah ilmu bercocok tanam.

"Tanamnya harus dengan teknologi. Dengan ini lebih cepat menghasilkan, akhir bulan sudah panen," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks