Senin, 13 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 192
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan menggelar Gebyar Muharam 1448 Hijriah di Aula Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
"Memperkokoh semangat kebersamaan"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga mengandung makna hijrah sebagai semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
"Gebyar Muharam tidak hanya menjadi sarana menyemarakkan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkokoh semangat kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya, Senin (13/7).
Syafrin mengapresiasi TP PKK yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta menjadi motivasi bagi jajaran Pemkot Jakarta Selatan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat sinergi dalam pembangunan.
Syafrin menjelaskan, semangat hijrah harus menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Dalam rangkaian Gebyar Muharam tahun ini, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan turut digelar, mulai dari pengajian rutin, santunan kepada 1.000 anak yatim dan kaum duafa, layanan penghapusan tato, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Untuk menyukseskan acara ini, kami melibatkan semua pihak, baik dalam pengajian rutin, santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa, layanan hapus tato, hingga bazar UMKM. Jadi, pemerintah dan masyarakat berperan aktif bersama," ungkapnya.
Syafrin berharap kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan semangat berbagi, khususnya kepada anak-anak yatim, kaum duafa, serta masyarakat yang membutuhkan.
"Semoga nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan terus menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Jakarta," ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono menegaskan, peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Muharam harus menjadi pengingat untuk terus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
"Kepada seluruh kader PKK, mari terus meneladani dan menerapkan nilai-nilai Islam di lingkungan masing-masing. Semoga Allah memberikan perlindungan, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap langkah kita," tandasnya.