Pemkab Kepulauan Seribu Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Selasa, 09 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 480

PSX 20260609 145025

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus memperkuat upaya pengelolaan lingkungan melalui roadshow pembangunan wilayah yang dikemas dalam kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan kemasyarakatan dan gerakan pemilahan sampah. 

"Tanggung jawab bersama"

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, gerakan pilah sampah harus menjadi budaya yang diterapkan seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar menjalankan instruksi pemerintah.

"Kami ingin program pilah sampah ini tidak berhenti pada tataran instruksi, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata. Para petugas PJLP dan pengurus RT/RW harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga," ujarnya, Selasa (9/6).

Menurutnya, capaian pemilahan sampah dari sumber di Kepulauan Seribu saat ini sudah mencapai 71 persen.

"Capaian ini akan terus ditingkatkan hingga seluruh kelurahan mampu mencapai target 100 persen," terangnya.

Fadjar menjelaskan, keberhasilan pengelolaan sampah dari sumber menjadi langkah penting untuk mewujudkan kemandirian pengelolaan lingkungan di wilayah kepulauan, sekaligus mengurangi ketergantungan pengiriman sampah ke daratan Jakarta.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor pendukung sektor pariwisata yang menjadi andalan Kepulauan Seribu.

"Jika lingkungan bersih, wisatawan akan semakin senang berkunjung. Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan. Ketika melihat pantai kotor, semua unsur masyarakat harus ikut membantu," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kepulauan Seribu, Emil Rozaki menambahkan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pengurus RT, RW, LMK hingga PJLP sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai gerakan pilah sampah, para peserta juga dibekali materi terkait tata kelola administrasi wilayah, pelayanan masyarakat, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban yang transparan dan akuntabel.

"Kami ingin para pengurus wilayah semakin memahami fungsi dan tanggung jawabnya, termasuk dalam tertib administrasi agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari," bebernya.

Ia menuturkan, peningkatan kapasitas kelembagaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara warga dan pemerintah daerah, baik dalam pelayanan publik maupun pelaksanaan program lingkungan hidup.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap tata kelola kewilayahan semakin akuntabel dan gerakan pilah sampah semakin masif dilakukan di lingkungan warga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 1238

Kegiatan peningkatan peran kelembagaan di Kramat Pela

Peningkatan Peran Kelembagaan di Kramat Pela Diikuti 70 Peserta

Rabu, 03 September 2025 2769

Gerakan pilah sampah pondok bambu nur

Warga RW 10 Pondok Bambu Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 26 Mei 2026 730

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7573

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2848

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1747

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2254

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 2058

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks