Selasa, 09 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 156
(Foto: Istimewa)
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menggelar Pelatihan Pengenalan Dunia Usaha Tahun 2026 bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta Creative Hub (JCH).
Program pelatihan gelombang satu ini diikuti oleh 50 peserta dan berlangsung selama 11 hari, yakni pada 2 hingga 12 Juni 2026.
"mengembangkan potensi diri,"
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, program ini merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk membekali generasi muda dengan keterampilan dan wawasan kewirausahaan agar bisa membangun usaha secara mandiri.
"Kami ingin para peserta mengenal lebih dekat bagaimana membangun usaha, menghadapi berbagai tantangan, serta mengembangkan potensi diri agar menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing," ujarnya, Selasa (9/6).
Ratu menyampaikan, pogram ini akan diikuti oleh 500 lulusan SMK dari berbagai wilayah di Jakarta sepanjang tahun 2026. Para peserta merupakan lulusan baru maupun lulusan maksimal dua tahun setelah kelulusan, utamanya dari jurusan Tata Boga, Perhotelan, dan jurusan relevan lainnya.
Menurutnya, lulusan SMK umumnya telah memiliki keterampilan sesuai bidangnya. Karena itu, pemahaman tentang dunia usaha dan kewirausahaan perlu diperkenalkan agar mereka memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai untuk masa depan.
Ratu berharap seluruh peserta yang hadir dalam program pelatihan ini dapat memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai proses membangun dan mengelola usaha.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka wawasan peserta tentang berbagai peluang yang ada di dunia usaha. Harapannya, mereka memiliki kesiapan diri, kepercayaan diri, serta pemahaman yang lebih baik apabila suatu saat ingin membangun usaha secara mandiri," jelasnya
Ia menambahkan, kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan keuntungan, tapi juga tentang keberanian melihat peluang, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah melalui ide maupun keterampilan yang dimiliki.
"Dunia usaha adalah dunia pembelajaran tanpa batas yang menuntut inovasi, ketekunan, dan kerja keras. Karena itu, kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar," tandasnya.