Selasa, 09 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 152
(Foto: Istimewa)
Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Utara mengukuhkan Sri Mulyani Zumrotin sebagai Duta Baca Jakarta Utara Tahun 2026 di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota setempat.
"Membangun ekosistem literasi yang kuat"
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono mengatakan, kegiatan ini mengacu pada Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 4 Tahun 2021 tentang Akademi Literasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mendorong partisipasi aktif pegiat literasi dalam membangun budaya gemar membaca di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem literasi yang kuat. Kita membutuhkan peran aktif pegiat literasi untuk mengajak masyarakat lebih mencintai budaya membaca," ujarnya, Selasa (9/6).
Nasruddin mengucapkan selamat kepada Sri Mulyani Zumrotin yang terpilih sebagai Duta Baca Jakarta Utara 2026 dengan harapan mampu menjadi motor penggerak literasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Ini bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab besar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing," terangnya.
Kepala Suku Dinas Pusip Jakarta Utara, Irawan menjelaskan, proses pemilihan Duta Baca telah berlangsung sejak Februari 2026 melalui sejumlah tahapan seleksi yang ketat. Dari seluruh pendaftar, terpilih 10 finalis yang kemudian mengikuti pembekalan intensif.
"Para peserta mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten, mulai dari teknik berbicara di depan umum (public speaking), mendongeng (storytelling), hingga strategi membangun personal branding melalui media sosial," ungkapnya.
Selain pengukuhan Duta Baca, ia menambahkan, Sudin Pusip Jakarta Utara juga menyelenggarakan kelas public speaking yang diikuti 66 pelajar dari 33 SMA, SMK, dan MA se-Jakarta Utara. Kegiatan tersebut menghadirkan pakar komunikasi, Linda Nurlestari, sebagai narasumber.
"Kami ingin mencetak pelajar yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Penguasaan public speaking sangat penting agar mereka mampu menyampaikan gagasan secara sistematis di era persaingan global," bebernya.
Sementara itu, Duta Baca Jakarta Utara 2026, Sri Mulyani Zumrotin mengaku bersyukur dan terharu atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat melalui program inovatif bertajuk "Narasi Utara".
"Program Narasi Utara akan memetakan berbagai permasalahan literasi secara spesifik di setiap kecamatan. Pendekatan yang digunakan akan disesuaikan dengan kondisi dan tantangan di lapangan agar solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran," bebernya.
Sri meyakini budaya membaca merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas generasi muda. Untuk itu, semua pihak perlu berkontribusi memajukan literasi di Jakarta Utara.
"Membaca bukan sekadar hobi, tetapi juga jalan untuk membuka peluang dan menciptakan masa depan yang lebih baik," tandasnya.