Jumat, 05 Juni 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 124
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, meresmikan pengoperasian Taman Kosambi di wilayah RW 10, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jumat (5/6). Taman itu kembali dioperasionalkan setelah rampung direvitalisasi.
Dalam sambutannya, Iin menyampaikan rasa syukur atas selesainya penataan taman yang kini hadir dengan wajah baru dan fasilitas yang lebih lengkap.
Diharapkan mampu menjalankan fungsi ekologi, ekonomi, sosial, budaya
Dikatakan iin, kehadiran taman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang terbuka hijau yang nyaman, aman dan ramah bagi masyarakat.
“Tamannya baru selesai direnovasi Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat. Tempat-tempat dan fasilitasnya sudah diperbaiki dan dibuat lebih bagus,” ucap Iin.
Diharapkan Iin, berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari area bermain anak hingga sarana pendukung lainnya, dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.
"Fasilitas permainan anak yang tersedia telah memenuhi aspek keamanan, sehingga anak-anak dapat bermain dengan nyaman," tukas Iin.
Selain menjadi tempat rekreasi, ucap iin, taman ini juga dapat menjadi sarana edukasi lingkungan dan urban farming bagi masyarakat.
Karena itu, Iin mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga dan merawat tanaman yang ada di kawasan taman.
"Pohon dan tanaman adalah makhluk hidup yang harus disayang dan dijaga," tegasnya.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan bahwa Taman Kosambi sebelumnya merupakan area jalur hijau.
Kemudian, bagian seluas sekitar 2,9 hektare dari keseluruhan lahan 4,2 hektare itu direvitalisasi melalui program penataan tahun 2025–2026.
Berbagai sarana dan prasarana yang dibangun dan tata di taman itu di antaranya playground anak, area olahraga, jogging track, hingga fasilitas pendukung lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Taman ini diharapkan mampu menjalankan fungsi ekologi, ekonomi, sosial, budaya, hingga mendukung penanganan bencana,” tandasnya.