Pembinaan Kadarkum di Cipayung Dorong Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Kamis, 04 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 162

Pembinaan Keluarga Sadar Hukum cipayung nur

(Foto: Nurito)

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) yang digelar di aula Kantor Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Pangestu.

"Mengelola sampah secara bertanggung jawab"

Mengusung tema "Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah" kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung penegakan hukum di bidang persampahan.

Bambang mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Bagian Hukum Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur ini menggandeng Kantor Wilayah Hukum DKI Jakarta serta sejumlah narasumber dari unsur eksternal, di antaranya pemerhati lingkungan, Tiza Matra dan Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Hukum DKI Jakarta, Mirna Tiurma.

Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan sampah perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.

"Program pengolahan sampah ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga Jakarta terbebas dari polusi dan berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah," ujarnya, Kamis (4/6).

Bambang menjelaskan, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai tata cara pemilahan sampah dari sumbernya dan pengelolaan ramah lingkungan. Kemudian, aspek hukum terkait pelanggaran di bidang persampahan, termasuk pembuangan sampah secara sembarangan.

"Semoga materi yang disampaikan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.

Sementara itu, Camat Cipayung, Diman menambahkan, peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain pengurus RT dan RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Dewan Kota, Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat dan agama.

Ia menyampaikan, sosialisasi mengenai pemilahan sampah menjadi sangat penting mengingat perubahan kebijakan pengelolaan sampah yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

"Program pemilahan sampah ini perlu terus disosialisasikan agar masyarakat dapat segera menerapkannya mulai dari rumah masing-masing," bebernya 

Ia memaparkan, mulai 1 Agustus mendatang TPST Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu memahami mekanisme pemilahan sampah serta aturan yang berlaku agar dapat menyosialisasikannya kembali kepada warga di lingkungannya masing-masing.

"Melalui pemahaman yang baik dari para pengurus lingkungan dan kader masyarakat, diharapkan program pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi lingkungan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gerakan pilah sampah pondok bambu nur

Warga RW 10 Pondok Bambu Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 26 Mei 2026 477

Dukung Pemprov DKI,Terminal Kampung Rambutan Galakkan Program Pilah Sampah

Terminal Kampung Rambutan Gencarkan Program Pilah Sampah

Rabu, 20 Mei 2026 558

IMG 20260519 WA0002

Warga RW 02 Cipayung Mulai Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 19 Mei 2026 310

BERITA POPULER
Wagub Karno Korban Kebakaran Kebon Kosong bilal

Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

Selasa, 02 Juni 2026 1279

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Sekolah Pelita Harapan di Pluit

Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

Selasa, 02 Juni 2026 1195

Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 735

Wisatawan Pulau Untung Jawa anita

Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

Senin, 01 Juni 2026 876

Lansia Pasti Bisa Berkarya MRT gery ist

Lansia Ikut Kegiatan Pasti Bisa Berkarya di Stasiun MRT

Selasa, 02 Juni 2026 728

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks