Pembinaan Kadarkum di Cipayung Dorong Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Kamis, 04 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 449

Pembinaan Keluarga Sadar Hukum cipayung nur

(Foto: Nurito)

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) yang digelar di aula Kantor Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Pangestu.

"Mengelola sampah secara bertanggung jawab"

Mengusung tema "Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah" kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung penegakan hukum di bidang persampahan.

Bambang mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Bagian Hukum Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur ini menggandeng Kantor Wilayah Hukum DKI Jakarta serta sejumlah narasumber dari unsur eksternal, di antaranya pemerhati lingkungan, Tiza Matra dan Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Hukum DKI Jakarta, Mirna Tiurma.

Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan sampah perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.

"Program pengolahan sampah ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga Jakarta terbebas dari polusi dan berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah," ujarnya, Kamis (4/6).

Bambang menjelaskan, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai tata cara pemilahan sampah dari sumbernya dan pengelolaan ramah lingkungan. Kemudian, aspek hukum terkait pelanggaran di bidang persampahan, termasuk pembuangan sampah secara sembarangan.

"Semoga materi yang disampaikan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.

Sementara itu, Camat Cipayung, Diman menambahkan, peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain pengurus RT dan RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Dewan Kota, Karang Taruna, Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat dan agama.

Ia menyampaikan, sosialisasi mengenai pemilahan sampah menjadi sangat penting mengingat perubahan kebijakan pengelolaan sampah yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

"Program pemilahan sampah ini perlu terus disosialisasikan agar masyarakat dapat segera menerapkannya mulai dari rumah masing-masing," bebernya 

Ia memaparkan, mulai 1 Agustus mendatang TPST Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu memahami mekanisme pemilahan sampah serta aturan yang berlaku agar dapat menyosialisasikannya kembali kepada warga di lingkungannya masing-masing.

"Melalui pemahaman yang baik dari para pengurus lingkungan dan kader masyarakat, diharapkan program pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi lingkungan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gerakan pilah sampah pondok bambu nur

Warga RW 10 Pondok Bambu Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 26 Mei 2026 620

Dukung Pemprov DKI,Terminal Kampung Rambutan Galakkan Program Pilah Sampah

Terminal Kampung Rambutan Gencarkan Program Pilah Sampah

Rabu, 20 Mei 2026 776

IMG 20260519 WA0002

Warga RW 02 Cipayung Mulai Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 19 Mei 2026 462

BERITA POPULER
Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 1470

IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 1062

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 883

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1836

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1461

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks